Penulis Disabilitas

Mimpiku, Allah Beri Perantara Bapak TNI

Dibaca: 40 By 04 Feb 2020Tidak ada komentar
hadi2020d
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Bismillah, Kadang mimpi itu terasa mustahil teraih, meski daya upaya sudah diperjuangkan. Terkadang memperjuangkan sebuah Impian, rasanya pahit bahkan sering kali bertambah-tambah hingga mental down.

Kadang mimpi itu dapat engkau rangkul dan dapat secara nyata membersamai.. Tetapi, kadang ada yang tak dapat merasakan hadirnya mimpi atau hadirnya terasa hambar diterima oleh indra rasa.. Hingga tak sedikit yang membuang sebuah mimpi di sampah tanpa menyadari bahwa sebuah mimpi haruslah di perjuangkan hingga berdarah-darah…

Mimpi itu sebuah misteri, tetapi seseorang yang mau berjuang akan mampu meraihnya pada masa suatu saat nanti.

Kawan, aku adalah seseorang yang pernah bermimpi dengan selalu meyakini bahwa suatu saat nanti Sebuah Rangkaian kata atau susunan kalimat sederhana dari sentuhan jari ini dapat bermanfaat untuk Sesama suatu saat.

Aku sadar kawan, bahwa aku adalah insan yang berbeda. Indra mata yang sesungguhnya bakal menjadi kunci dalam menilai dan menikmati gemerapnya dunia, ternyata Sedari kecil aku tak memilikinya.

Baca juga:  Ibu dan Bayi 7 Bulan Positif Corona, Prajurit Bekang TNI AD Lakukan Ini

Lantas haruskah aku meratap dan menyalahkan keadaan? Haruskah aku membuang cita dan sebuah mimpi yang ada serta setiap waktu Ia membersamai. Oh, tidak kawan. Justru aku harus semakin yakin, semakin fokus, dan lebih semangat untuk meyakini akan terwujudnya mimpiku segera menjadi kenyataan. Aku percaya, kehilangan mata itu tak menjadi aku tak dapat menikmati dunia. Hilangnya mata tak harus membuat aku berdiam diri, jelas Allah menciptakan aku dan masih mengizinkan aku menikmati semua yang Ia ciptakan.

Bulan juni 2018 Allah memberikan jalan untukku menuangkan rangkai kata sederhana dengan terbata, namun nyata ada yang nerima.

26/Januari/2020 ada rasa bahagia dan suntikan semangat, ketika proses perjalanan diri ini dimasukan ke dalam program yang sesungguhnya tak pernah aku bermimpi.

Lewat tulisan ini aku hanya mampu katakan terima kasih pada TNI AD, atas kesempatan baik diterimanya tulisan yang masih sederhana, diberikannya kesempatan untuk menyampaikan harapan pada khalayak umum, dan sumber rezeki untuk kami sekeluarga.

Jadi, tak ada alasan kawan untukku dan kalian meratap, mengeluh, merasa tak ada guna. Mari! Berjuang, bersemangat, dan mari raih mimpi dan wujutkan dalam alam sadar dengan semangat yang kuat sekarang juga..

Baca juga:  Kapuspen TNI : Karya Fotografer Dapat Mengungkap Banyak Makna Tanpa Kata

Mungkin ada yang menghadang, menghancurkan, bahkan selama ini engkau selalu mengalami dalam masa perjuangan lalu mimpimu diluluhlantahkan oleh keadaan? Tetaplah positif dan mulailah kumpulkan keping mimpimu untuk disusun serta diperjuangkan.. Siapkah kawan? Percayalah, mimpi-mimpimimu akan teraih suatu waktu.

Cipayung, 27/01/20

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel