Skip to main content
Kodam Iskandar Muda

Pasca Banjir, TNI AD Pastikan Aktivitas Belajar SDN 9 Takengon Kembali Berjalan

Dibaca: 7 Oleh admin23 Jan 2026Tidak ada komentar
Pasca Banjir, TNI AD Pastikan Aktivitas Belajar SDN 9 Takengon Kembali Berjalan
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Takengon, tniad.mil.id – Proses belajar mengajar di SD Negeri 9 Takengon, Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, kembali berjalan pascabencana banjir lumpur dan tanah longsor akhir 2025 lalu. Pemulihan tersebut merupakan hasil kerja Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbancal) Kodim 0106/Aceh Tengah bersama YTP 854/DK, Dinas Pemadam Kebakaran, dan masyarakat setempat, Kamis (22/1/2026).

Sebelumnya, sekolah ini sempat lumpuh akibat timbunan lumpur dan tanah yang menutupi hampir seluruh area sekolah, sehingga kegiatan pendidikan terhenti sementara. Untuk memastikan pendidikan tetap menjadi prioritas, TNI AD melalui Satgas Gulbancal bergerak cepat melakukan pembersihan dan pemulihan fasilitas sekolah agar aman digunakan kembali.

Upaya pemulihan dilakukan secara intensif, mulai dari pengangkatan lumpur dengan tinggi sekitar satu meter di ruang kelas, pembersihan halaman sekolah, hingga pengecatan ruang belajar. Proses tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI dan warga, serta didukung alat berat excavator untuk mempercepat pekerjaan di area terdampak berat.

Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmita menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, pendidikan harus tetap berjalan meskipun sarana prasarana belum sepenuhnya pulih. “Yang terpenting anak-anak bisa kembali ke sekolah dan berinteraksi dengan guru serta teman-temannya. Proses belajar dapat dilakukan secara sederhana sebagai bagian dari pemulihan dan trauma healing pascabencana,” ujarnya.

Melalui langkah ini, TNI AD menunjukkan komitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam pemulihan sosial dan pendidikan, demi menjaga keberlangsungan masa depan anak-anak Aceh Tengah. (Dispenad)