
JAKARTA, tniad.mil.id – Bentuk kepedulian kesehatan kepada warga perbatasan, Satgas Pamtas RI – PNG Yonif PR 328/DGH Kostrad menggelar pengobatan massal gratis dan sosialisasi KB di Kampung Kriko, Jayapura.
Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Kostrad Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M. Tr (Han)., dalam rilis tertulisnya, Minggu (28/4/2019).
Erwin mengungkapkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Satgas Yonif PR 328/DGH Kostrad dengan Dinas Kependudukan Jayapura.
Pengobatan massal gratis dan sosialisasi tentang program Keluarga Berencana (KB) tersebut, ujarnya, di laksanakan di Balai Desa Kampung Kriko, Distrik Arso Timur, Kab. Keerom, Jayapura, Kamis (25/4/2019) lalu.
“Masyarakat disini apabila ingin mendapat layanan kesehatan seperti berobat dan mengecek kesehatannya harus menempuh jarak yang lumayan jauh ke Puskesmas terdekat. Belum lagi untuk sarana tranportasi masih sangat jarang,” ujar Mayor Inf Erwin.
Erwin pun menjelaskan, kegiatan ini digelar atas dasar minimnya fasilitas kesehatan yang terdapat di Kampung Kriko dan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan terutama program Keluarga Berencana (KB).
Hal ini tentunya membuat beberapa warga jarang mendapatkan layanan fasilitas kesehatan, akibatnya mereka tidak mempersiapkan masa depan keluarga dengan baik.
Sementara itu menurut dokter Satgas Yonif PR 328 Kostrad Lettu Ckm dr. Rizky bahwa kegiatan ini disambut antusias oleh Masyarakat.
Berdasarkan pantau dilapangan, tuturnya, lebih dari 30 orang warga sekitar mengikuti kegiatan pengobatan gratis tersebut.
“Banyak Masyarakat yang mengalami sakit akibat faktor cuaca yang tidak menentu seperti flu, batuk, alergi dan seorang anak umur 7 tahun bernama Filimon yang mengalami luka infeksi bagian kaki karena sudah berbulan-bulan tidak diobati,” pungkasnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan Keluarga Bencana Bapak Enos YR Abisay, S. Sos., yang melakukan penyuluhan program KB menjelaskan tentang pengertian bahwa program pemerintah tentang KB bukan untuk membatasi angka kelahiran.
“Dengan Program KB justru memberi gambaran kepada para calon keluarga untuk merencanakan dan mempersiapkan menjadi sebuah keluarga,” Imbuhnya.
Ia berharap, dengan kegiatan ini warga Kampung Kriko yang ingin membina hubungan keluarga dapat mempersiapkan dan merencanakan masa depan keluarga nya dengan baik. (Dispenad).