Skip to main content
Kodam IX/Udayana

Penanaman Mangrove Nasional, Dandim dan Kapolres Buleleng Laksanakan di Pantai Pemuteran

Dibaca: 32 Oleh 17 Mei 2023Tidak ada komentar
Penanaman Mangrove Nasional, Dandim dan Kapolres Buleleng Laksanakan di Pantai Pemuteran
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Dandim 1609/Buleleng Letkol Arh Tamaji, S.Sos., M.I.Pol., dan Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., beserta jajaran, melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di pesisir Pantai Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Senin (15/5/2023).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penanaman mangrove nasional yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, di Taman Wisata Alam (TWA) Angke, Jakarta Utara.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual menyampaikan apresiasi atas kegiatan penanaman mangrove di 370 lokasi yang dilakukan secara serentak. Indonesia memiliki hutan mangrove terbesar di dunia dengan luas 3,3 juta hektar, namun sebagian perlu direhabilitasi. Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan pencinta lingkungan yang telah melakukan rehabilitasi hutan mangrove.

Kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan secara serentak ini bertujuan untuk melindungi pesisir, memulihkan habitat ikan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kegiatan penanaman mangrove dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Kabagops Polres Buleleng, Camat Gerokgak yang diwakili oleh Kasi Yandu, Kapolsek Gerokgak beserta anggota, Danramil 1609-08/Gerokgak beserta anggota, Danpos TNI AL Celukanbawang, Perbekel Pemuteran beserta staf, Satgas Peduli Lingkungan Mangrove Bapak Gunawan, beserta anggota, Kadus se-Desa Pemuteran dan masyarakat Desa Pemuteran.

Baca juga:  Prajurit Kodim Lombok Barat Amankan Ribuan Obat-Obatan Terlarang

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pesisir pantai Desa Pemuteran dapat terlindungi, ikan dan ekosistemnya dapat pulih, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Pentingnya perawatan dan pemeliharaan mangrove setelah penanaman juga menjadi fokus agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik.

Dandim 1609/Buleleng mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan dalam menjaga dan merawat mangrove setelah penanaman, agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal.

“Mangrove memiliki kemampuan alami untuk menahan abrasi, memfilter air, serta menjadi tempat hidup dan berkembang biak bagi berbagai spesies ikan dan biota laut lainnya. Dengan melakukan penanaman mangrove, diharapkan pesisir pantai Desa Pemuteran dapat terlindungi dari kerusakan akibat erosi dan bencana alam sehingga Mangrove yang ditanam harus dirawat,” jelasnya. (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel