Skip to main content
Kodam IV/Diponegoro

Satgas TMMD Bongkar Warung yang Dianggap Mengganggu Jalan

Dibaca: 1 Oleh 26 Mei 2016Tidak ada komentar
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Sekitar 10 warga Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam beserta Satgas TMMD REG 96 TA.2016, mengeksekusi warung yang menghalangi jalan masuk gapura desa Trengguli menuju lokasi TMMD, Rabu (25/05). Warung itu, diduga menjual minuman keras dan prostitusi.

Pembongkaran tersebut  sesuai hasil musyawarah yang dilakukan masyarakat dengan pihak-pihak tertentu. Mereka sepakat melakukan eksekusi dan mendesak agar pemilik warung menutup dan membongkar tempat usahanya.

Demikian disampaikan Kepala Desa Trengguli M. Subki didampingi ulama KH. Muklas Sirodj, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta lapisan masyarakat lainnya melalui Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Trengguli, disela-sela aksi pembongkaran kepada wartawan, Rabu Pagi  (25/5).

Danramil 03/wonosalam Kapten Inf Rustiyanto, didampingi Babinsa Trengguli Serda Seger, mendukung seutuhnya eksekusi warung yang menghalangi pemandangan jalan menuju desa itu.

Apalagi warung tersebut tidak  memiliki surat izin usaha perdagangan (SIUP), warga semakin gampang untuk mengeksekusi warung milik AS. Sebab, warung tersebut sangat mengganggu warga saat sedang menyeberang jalan karena ketutup warung tersebut sehingga sering terjadi kecelakaan, akan tetapi pihak desa tidak terus semena-mena pihak yang dibongkar mendapat ganti rugi.

Baca juga:  Aster Kasad Cek Kesiapan Penutupan TMMD ke- 101 Sekaligus Peresmian Kodim Sumbawa Barat

“Hal ini perlu ditinjau ulang terkait kepemilikan warung yang berdiri di tepi jalan dan sungai  sepanjang jalan Trennguli-Demung yang menurut kami izin tidak di berikan karena bukan saluran air itu untuk irigasi  warga dan sangat mengganggu aktifitas warga ,” ujar M. Subki.

Sementara itu pihak yang punya warung AS, menyetujui dengan pembongkaran tersebut dan sekaligus meminta maaf atas dibangunnya warung tersebut dan dia berterima kasih telah dibantu pak TNI khususnya Satgas TMMD untuk pembongkaran karena untuk memindahkan warung ketempat yang telah disetujui saya tidak mengeluarkan biaya,” ujar AS

“Kami dari pihak TNI khususnya Satgas TMMD hanya membantu warga hanya tenaga saja untuk saran dan koordinasi lebih lanjut diserahan kepada pihak aparat desa, kami dimintai pak Kades untuk membongkar dan yang punya warung juga menyetujui untuk dibongkar, jadi tidak ada masalah kedepan,” ungkap Danramil 03/Wonosalam saat di tempat pembongkaran.

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel