
JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam rangka HUT ke-62 Kostrad, Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad membuat perubahan besar di Wilayah Papua Pegunungan terutama di Distrik Mbua dan Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH)
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Letkol Inf Ricky J. Wuwung, S.Sos., M.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (09/03/23).
“Kegiatan pembangunan Ini merupakan suatu bentuk perhatian kami terhadap masyarakat di Papua Pegunungan, dengan memberikan karya terbaik guna menunjang keberlangsungan hidup dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apa yang dilakukan oleh Personel Pos Kotis Mbua dan Pos Dal merupakan bukti nyata bahwa kami hadir untuk menjadi solusi bagi masyarakat salah satunya kendala tentang minimnya pencahayaan,” tutur Dansatgas.
Dansatgas menambahkan, seperti diketahui, jarak dan juga kerawanan di Papua Pegunungan ini membuat timbulnya kendala yang mengakibatkan masyarakat hidup dalam kegelapan sehingga Pos terdekat yang berada di kawasan dengan pemukiman masyarakat membuat suatu inovasi berupa pembangunan PLTMH dengan memanfaatkan arus sungai yang ada di sekitar Pos sehingga pada akhirnya masyarakat dapat menikmati aliran listrik selama 24 jam.
Sementara itu, Pasiter Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Letda Inf Sobirin mengatakan bahwa jauh hari sebelum berangkat ke medan operasi kami telah memikirkan dan menyiapkan hal-hal yang dapat membantu kesulitan masyarakat salah satunya ialah masalah pencahayaan yang dari dulu diketahui menjadi salah satu kendala utama bagi masyarakat Papua Pegunungan.
“Proses pembangunan PLTMH di Distrik Mbua memakan waktu sekitar 2 bulan sedangkan untuk di Distrik Dal memakan waktu sekitar 5 bulan, dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi namun karena kekompakan dan tekad untuk membuat suatu perubahan besar sehingga membuat personel Satgas dan masyarakat tidak pernah mengenal lelah guna mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di Papua Pegunungan ini, ” tututnya.
Mesin tersebut mampu memberikan daya dan mendukung pencahayaan ke semua honai dan rumah yang ada di Distrik Mbua dan Distrik Dal. Tentunya dengan berhasilnya program tersebut masyarakat saat ini dapat menikmati listrik selama 24 jam.
Sementara itu, Yohanes Kosumbre (49) selaku Pendeta di Distrik Mbua yang mewakili seluruh masyarakat Distrik Mbua mengaku terharu dan bangga dengan kepedulian Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad terhadap masyarakat Mbua.
“Puji Tuhan, Terima kasih kepada bapak TNI , ini sangat luar biasa, kami sangat senang sekarang honai dan rumah sudah tidak gelap lagi, semoga Tuhan membalas kebaikan bapak TNI, ” ucap Yohanes Kosumbre.
Terpisah, Robert Gwijangge selaku anggota DPRD Kabupaten Nduga Komisi B, mewakili pemerintahan Kabupaten Nduga dan bagian dari masyarakat Distrik Dal mengucapkan terima Kasih kepada Satgas Yonif Raider 321 Pos Dal yang telah menciptakan karya terbaik untuk masyarakat Distrik Dal karena saat ini masyarakat sudah bisa menikmati penerangan selama 24 jam layaknya daerah maju lainnya.
“Saya sangat bangga atas inovasi bapak-bapak TNI ini sangat membantu warga kami,” pungkas Robert Gwijangge.(Dispenad)
- Satgas Yonif Raider 321/GT Bangun PLTMH di Papua Pegunungan
- Satgas Yonif Raider 321/GT Bangun PLTMH di Papua Pegunungan
- Satgas Yonif Raider 321/GT Bangun PLTMH di Papua Pegunungan
- Satgas Yonif Raider 321/GT Bangun PLTMH di Papua Pegunungan
- Satgas Yonif Raider 321/GT Bangun PLTMH di Papua Pegunungan
- Satgas Yonif Raider 321/GT Bangun PLTMH di Papua Pegunungan