
Jayapura (24/7/2015), Seluruh jajaran Kodam XVII/Cenderawasih baik di Papua dan Papua Barat melaksanakan pertemuan lintas Agama dengan FKUB dan seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Papua dan Papua Barat. Dari Mimika, yang bertempat di Aula Benteng Merah Putih, Kodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika telah dilaksanakan Tatap Muka Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Andi Kusworo dengan para Tokoh Agama dalam rangka menjaga Stabilitas Keamanan di wilayah Kabupaten Mimika. Dalam kegiatan tatap muka ini dipimpin langsung oleh Dandim dan dihadiri Sekda Kab. Mimika yang mewakili Bupati, Dansat TNI/Polri yang berada di Kabupaten Mimika, Tokoh Pemuka Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan seluruh Elemen Masyarakat yang berjumlah sekitar 150 orang, dengan pokok pembahasan pada tatap muka ini yaitu menjaga stabilitas keamanan dengan mempererat tali persaudaraan dan keakraban seluruh komponen di Kabupaten Mimika serta menghindari terjadinya gejolak-gejolak yang bersifat konflik sosial yang berbau Sara.
Sementara di aula Makodim 1713/Kaimana Dandim Kaimana Letkol Inf Agus Faridianto melaksanakan silaturahmi bersama FKUB dan segenap komponen masyarakat. Para tokoh agama yang hadir bersama Dandim berkomitmen untuk berperan bersama-sama meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam lingkup Kab. Kaimana. Dalam kesepakatan tersebut mereka berpesan kepada seluruh masayarakat Kaimana agar tidak terprovokasi oleh informasi-informasi yang tidak benar yang sedang beredar di masyarakat maupun media degan adanya insiden yang terjadi di wilayah Tolikara.
Rapat koordinasi lintas agama untuk tingkatkan kamtibmas dan bangun toleransi kehidupan antar umat beragama di kab.Boven Digoel juga dilaksanakan oleh Dandim 1711/Bvd letkol Kav Eko Agus Nugroho, S.IP yang bertempat di ruang Rapat Makodim 1711/BVD bersama Wakapolres Boven digoel AkBP Muh.Jafar, Kepala Dinas Depertemen Agama kab. Boven digoel Bapak.Barnandus beliong Kasdim 1711/Bvd Mayor Inf Verdi deirawan,Ketua FKUB Kab.Boven digoel Bapak A.Masri para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Rapat koordinasi menyatukan komitmen bersama untuk saling menjaga ketertiban dan toleransi antar umat beragama serta jalin silaturahmi agar dapat saling mengenal satu sama lain di Kab.Boven Digoel, sehingga kejadian di Tolikara tidak terjadi di Boven Digoel. Demikian halnya dengan kegiatan di Kodim 1706/Fakfak, juga mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh adat. Hasil pertemuan tersebut juga pada intinya bersama-sama berkomitmen untuk menjaga tanah Papu sebagai tanah yang dipenuhi dengan kerekunan beragama dan di dalam kasih dan perdamaian. (Pendam17Cenderawasih)