
JAKARTA, tniad.mil.id – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., didampingi Danrem 181/PVT Brigjen TNI Juniras Lumbantoruan, S.Sos., MSi., menggelar tatap muka dengan FKUB, Tokoh Adat (Todat), Tokoh Masyarakat (Tomas), serta organisasi FKPPI se-Sorong Raya, bertempat di ruangTransit Makorem 181/PVT Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (6/4/2023).
Memulai sambutannya, Pangdam memberikan ucapan selamat kepada Danrem 181/PVT, yang telah naik pangkat menjadi bintang satu, dan Kasi Intel Kasrem 181/PVT yang naik ke pangkat Kolonel. Selanjutnya Pangdam mengajak seluruh hadirin dan tokoh-tokoh yang hadir untuk menjadikan Papua Barat Daya sebagai provinsi percontohan di Indonesia.
“Kita adalah Provinsi ke-38, akan tetapi kita tidak boleh menganggap diri kita sebagai provinsi terakhir. Akan tetapi kita harus menjadi contoh bagi provinsi-provinsi di Indonesia, dengan cara kita harus menjaga keamanan di Provinsi Papua Barat Daya,” ajaknya.
Selain menghimbau agar seluruh komponen bangsa yang hadir untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Provinsi Papua Barat Daya, Pangdam juga mengajak semuanya untuk bersatu. Terlepas dari suku dan adat istiadat yang berbeda-beda di masyarakat.
“Saya beserta pasukan Kodam XVIII/Kasuari, tidak mengijinkan satu jengkal pun tanah ini dikeluarkan dari NKRI. Keberadaan Kodam XVIII/Kasuari adalah untuk menjemput seluruh keluarga kita yang masih tidak sepaham dengan kita, agar mau kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi,” tegasnya.
Selanjutnya Pangdam menjelaskan bawa seluruh anggota TNI di wilayah Kabupaten Maybrat siap memfasilitasi agar masyarakat yang ingin kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dapat kembali dengan aman. Bahkan dalam waktu dekat akan ada dua Satgas lagi yang masuk ke Kabupaten Maybrat, Tambrauw dan Sorong Selatan.
“Akan Saya sampaikan kepada Bapak PJ. Gubernur, PJ. Walikota Sorong, dan para Bupati, dan meminta agar saat Satgas masuk di wilayah, mereka dapat hadir menyambut,” ungkapnya.
Keesokan harinya Pangdam melaksanakan kegiatan Missa Paskah di Kampung Kamat. Bahkan TNI menyediakan mobil untuk menjemput masyarakat yang ingin hadir. Selanjutnya Pangdam membahas tentang pentingnya keberadaan Komponen Cadangan (Komcad) dalam tegaknya NKRI.
“Kodam XVIII/Kasuari mendapatkan 200 Komcad, dan kita harus bangga akan hal tersebut. Tahun ini juga akan ada Tamtama Otsus, dan saya meminta kepada anak-anak Papua agar mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Tamtama Otsus,” tandasnya. (Dispenad)
- Tatap Muka Pangdam Kasuari Dengan Prajurit Korem dan Tokoh-Tokoh Papua Barat Daya
- Tatap Muka Pangdam Kasuari Dengan Prajurit Korem dan Tokoh-Tokoh Papua Barat Daya
- Tatap Muka Pangdam Kasuari Dengan Prajurit Korem dan Tokoh-Tokoh Papua Barat Daya