
Bener Meriah, tniad.mil.id – Pembangunan Jembatan Armco di Desa Jamur Atu, Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, terus dikebut guna mempercepat pemulihan akses transportasi warga pascabencana. Hingga Kamis (19/2/2026), progres pembangunan jembatan telah mencapai 35 persen dan ditargetkan segera dapat difungsikan untuk masyarakat.
Jembatan ini dibangun sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur setelah banjir bandang dan tanah longsor yang sempat memutus akses penghubung di wilayah tersebut. Terputusnya jalur transportasi sebelumnya berdampak pada mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat.
Keberadaan Jembatan Armco diharapkan menjadi solusi strategis dalam memulihkan konektivitas antarwilayah. Selain memperlancar arus kendaraan, jembatan ini juga akan mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok serta mempercepat perputaran ekonomi warga di Kecamatan Mesidah.
Meskipun saat ini telah masuk bulan Ramadan, tetapi pengerjaan jembatan tetap berlangsung dengan semangat dan dedikasi tinggi. Para personel di lapangan terus mengoptimalkan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan dan pembersihan lokasi, perakitan struktur Armco, hingga pemasangan konstruksi utama secara bertahap dan terukur.
Warga Desa Jamur Atu, Rahmat (43), menyampaikan harapannya agar pembangunan segera rampung. “Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Kalau sudah bisa dilewati mobil, biaya angkut hasil pertanian lebih ringan dan waktu tempuh lebih cepat. Semoga pengerjaannya lancar sampai selesai,” ujarnya.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, Jembatan Armco Mesidah diharapkan segera fungsional sehingga akses masyarakat kembali normal dan aktivitas ekonomi dapat berjalan optimal. (Dispenad)















