
Pidie Jaya, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Ratusan prajurit Batalyon Armed 17/Rencong Cakti Kodam Iskandar Muda turun langsung membantu pemulihan Meunasah Krueng Baroh yang terdampak banjir di Desa Mayang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (7/1/2026).
Meunasah yang menjadi pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat tersebut tertimbun lumpur setinggi kurang lebih satu meter akibat banjir bandang yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan warga tidak dapat berjalan normal.
Tanpa mengenal lelah, para prajurit Yonarmed 17/Rencong Cakti bahu-membahu membersihkan lumpur yang telah mengendap dan mengeras di lantai, dinding, serta lingkungan sekitar meunasah. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan arco (gerobak sorong), proses pembersihan dilakukan secara gotong royong, cepat, dan terkoordinasi agar meunasah dapat segera digunakan kembali.
Komandan Batalyon Armed 17/Rencong Cakti, Letnan Kolonel Arm Denapoleon Jayakarta, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan karya bhakti tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya pada masa pemulihan pascabencana. “Meunasah memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Karena itu, TNI AD kembali turun tangan agar fasilitas ini segera pulih dan dapat dimanfaatkan kembali oleh warga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan sosial merupakan implementasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan fasilitas umum.
Lebih lanjut, Danyon menyampaikan bahwa Yonarmed 17/Rencong Cakti akan selalu siap mendukung pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanggulangan bencana serta pemulihan wilayah terdampak, sebagai bagian dari tugas TNI dalam operasi militer selain perang. “Selama masyarakat membutuhkan, kami akan selalu hadir. Ini adalah wujud pengabdian prajurit TNI AD kepada rakyat dan negara,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Mayang Cut, Syahrul, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan para prajurit. Menurutnya, keterlibatan TNI AD sangat membantu warga yang memiliki keterbatasan tenaga dan peralatan dalam membersihkan meunasah. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI AD, khususnya prajurit Yonarmed 17/Rencong Cakti. Kehadiran mereka membuat kami optimistis meunasah ini bisa segera digunakan kembali untuk beribadah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, TNI AD kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari solusi di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir membantu rakyat bangkit dari dampak bencana. (Dispenad)
















