
Padangsidimpuan, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat melalui Satgas Yonzipur I/Bukit Barisan terus mempercepat pembangunan Jembatan Aramco di Lingkungan IV, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Minggu (11/1/2026), sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur pascabencana.
Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Lubuk Raya dengan Desa Lubuk Manik tersebut sebelumnya rusak akibat banjir bandang sekitar satu bulan lalu, sehingga memutus akses dan menghambat mobilitas masyarakat.
Saat ini, jembatan sudah dapat dilalui pejalan kaki serta kendaraan roda dua dan roda empat. Pekerjaan lanjutan masih terus dilakukan, meliputi pembangunan tiang utama di empat sudut jembatan, pembuatan tangga, serta pemasangan besi pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan.
Pemadatan tanah dan pasir pada badan jembatan juga terus dikebut dengan dukungan satu unit alat berat baby loader milik Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Material Jembatan Aramco telah terpasang sebanyak empat unit di aliran Sungai Aek Sibontar, disertai pengecoran dinding sayap serta tiang utama jembatan.
Jembatan Aramco ini memiliki bentangan sepanjang 12 meter dan lebar 3,5 meter. Hingga saat ini, progres keseluruhan pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen, dengan penimbunan jalan jembatan mencapai 65 persen.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana. “TNI AD terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan aman,” ujarnya. (Dispenad)



















