
JAKARTA, tniad.mil.id – Wadansatgas Yonif 645/Gty Kapten Inf Agus Dwi Prabowo menghadiri acara puncak Gawai Sowa Dayak Bidayuh Kaum Bijagoi Kabupaten Bengkayang Tahun 2022 dalam rangka Ritual Adat ” Sigal Paad Sadih ” dan Peresmian Boli Pangah Bipokat oleh Bupati Bengkayang di Dusun. Jagoi Babang Desa Jagoi Kecamatan Jagoi Babang Kabupayen Bengkayang.
Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas, Sabtu (4/6/2022), pada sambutannya, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan masyarakat harus bebas dan aktif, mandiri dan punya kepribadian dalam berbudaya. Ketika orang menghilangkan budaya maka akan kehilangan harga diri kita sebagai bangsa yang kaya berbudaya, untuk itu harus bisa pelihara dan dijaga.
Pada tahun 2018 alat musik dan rumah adat Jagoi Babang telah ditetapkan sebagai alat musik tradisional dan rumah adat untuk mejadikan Destinasi bagi pariwisata. Seperti yang berbunyi dalam Pasal 32 Ayat 1 Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi, “Negara memajukan kebudayaan Nasional di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya” dan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang, “Kemajuan Kebudayaan”, Peraturan Nomor 3 Tahun 2020 tentang “Kemajuan Kebudayaan Daerah” serta Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2020 tentang “Kemajuan Kebudayaan Daerah Kabupaten Bengkayang”.
“Kita melihat langsung acara pada hari ini dan tentunya apresiasi untuk masyarakat Jagoi Babang yang telah mengangkat Budaya Gawai Sowa Dayak Bidayuh menjadi Destinasi Wisata Budaya di Kabupaten Bengkayang dan kita juga telah membuat. Kawasan Strategis Pariwisata Daerah yang tentunya ke depannya akan menjadi KSPN Kawasan Strategis Pariwisata Nasional di Kalimantan Barat, ” tuturnya.
Dalam keterangannya Wadansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty mengatakan kehadirannya di acara ini tersebut dalam rangka untuk meningkatkan silaturahmi bersama di Kabupaten Bengkayang. Selain itu juga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan acara Puncak Gawai Sowa Dayak Bidayuh Kaum Bijagoi Kabupaten Bengkayang Tahun 2022, dari mulai acara sampai hingga selesai pada hari ini.
“Kami hadir untuk meningkatkan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat serta yang unsur lainnya. Selain itu juga untuk memastikan acara tersebut berjalan aman dan kondusif, ” pungkasnya. (Dispenad)