Skip to main content
Kodam XVII/Cenderawasih

Waspadai Pembohongan Publik Yang Dilakukan Oleh KNPB

Dibaca: 761 Oleh 05 Jan 2017Januari 19th, 2018Tidak ada komentar
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Merujuk twitter Free West Papua pada 1 Januari 2017 yang mem-posting foto “Demonstrasi KNPB” perlu diluruskan sebagai berikut bahwa pada hari Senin (1/01/2017) tidak ada aksi demontrasi di Manokwari mendukung referendum kemerdekaan Papua. Foto yang digunakan pada postingan tersebut adalah foto demonstrasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Manokwari pada 19 September 2016. Postingan pemberitaan aksi demonstrasi tersebut bersifat manipulatif.

Demonstrasi KNPB lainnya yang pernah dilakukan di Manokwari pada 19 Desember 2016 merupakan aksi demo yang dipimpin oleh Andreas Uamang (anggota KNPB Wilayah III Manokwari) dan diikuti oleh sekitar 50 orang. Demo tanpa ijin tersebut guna mendukung upaya United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menjadi anggota Melanesian Spearhead Group (MSG).

Selama ini KNPB melakukan propaganda melalui pemberitaan manipulatif untuk kepentingan dan agenda politiknya semata termasuk mengkondisikan seolah-olah United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) merupakan representasi masyarakat Papua.

ULMWP adalah Kelompok separatis Papua yang mengklaim mewakili sebagian yang sangat kecil dari warga Papua di luar negeri dan telah berkali-kali mengajukan keanggotaan penuh di MSG sejak tahun 2013 (sejak WPNCL).

Baca juga:  Upacara Pembukaan Latihan Dasar Resimen Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong

ULMWP melakukan berbagai macam upaya dan cara termasuk politisasi isu Papua di wilayah Pasifik namun tidak pernah berhasil. ULMWP berupaya mendapatkan dukungan di kawasan dengan mengajukan keanggotaanya di MSG. Pengajuan keanggotaan ULMWP ditolak MSG baik pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Honiara 14 Juli 2016 maupun ertemuan tingkat pejabat senior dan Menteri luar negeri MSG pada tanggal 20-21 Desember 2016.

Kegagalan ULMWP tersebut menyebabkan Free West Papua berupaya melakukan penyesatan informasi melalui berbagai cara termasuk memanipulasi data atau foto serta menggiring opini publik bahwa terdapat demonstrasi berkelanjutan di Papua.

Oleh karena itu kepada masyarakat khususnya di Papua dan Papua Barat untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi oleh isu-isu negatif yang disebarkan oleh kelompok ini yang bertujuan ingin memecah belah persatuan dan kesatuan serta mengacaukan situasi Papua dan Papua Barat yang sudah aman dan damai menjadi tidak kondusif.

Mari kita rapatkan barisan, bersatu padu bersama elemen masyarakat dan aparatur pemerintah untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga Papua dan Papua Barat agar tetap aman dan damai sehingga pembangunan dapat berjalan lancar untuk mewujudkan Papua yang yang bangkit, mandiri dan sejahtera.⁠⁠⁠⁠

Baca juga:  Momentum Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Ditandai Dengan Keberhasilan Kodam XVII/Cenderawasih Merangkul OPM Kembali Ke NKRI

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel