TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

KODAM I/BB LAKSANAKAN SOSIALISASI ZAKAT

By 28 Oct 2014 03:59Kodam I/Bukit Barisan
WAKABINTAL

Kabintaldam I/BB Kolonel Kav Halilintar S.H, di wakilii Wakabintaldam I/BB Letnan Kolonel Caj Drs. Suherman, MSi sosialisasi tentang pengumpulan zakat di jajaran Kodam I/BB di Ruang Manunggal Lt IV Makodam I/BB jalan Gatot Subroto km 7,5 medan, Jum’at (24/10).

Wakabintaldam I/BB Letnan Kolonel Caj Drs. Suherman, MSi ., menyampaikan bagi orang yg mengeluarkan zakat, hati dan jiwanya akan menjadi bersih, sebagaimana firman ALLAH SWT dalam surat At-Taubah ayat 103 yang artinya: “ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka,…” dari ayat ini tergambar bahwa zakat yg dikeluarkan oleh para muzaki akan dapat membersihkan dan menyucikan hati manusia, tidak lagi mempunyai sifat yg tercela terhadap harta seperti rakus dan kikir. Sosialisasi ini bermaksud untuk memberi gambaran tentang pelaksanaan zakat di lingkungan Kodam I/BB dengan tujuan sebagai bahan referensi /pedoman dalam melaksanakan zakat di Kodam I/BB. Dengan dasar Instruksi Presiden RI no. 3 tahun 2014 tentang optimalisasi pengumpulan zakat di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kapusbintal TNI sebagai penanggung jawab pengelolaan zakat dan ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan uo Mabes TNI, untuk teknis pelaksanaan dibantu oleh UPZ pembantu yg berkedudukan di tiap-tiap satuan kerja dalam hal ini Pejabat Pengelola Anggaran Belanja Pegawai (PABP) / juyar satker.

Lebih lanjut Wakabintaldam I/BB menyampaikan sesuai perhitungan Baznas Tahun 2014 anggota TNI dan Pns yang jumlah penghasilan gaji bruto dan tunjangan kinerjanya telah mencapai minimal Rp. 3.458.400,- /bulan, dapat mengajukan sebagai peserta pembayar zakat penghasilan kepada Kasatker yang bersangkutan. Untuk menjadi pembayar zakat (Muzaki) Anggota TNI dan Pns membuat surat permohonan pembayaran zakat penghasilan sesuai format terlampir lalu Kasatker membuat Daftar Pegawai Calon Muzaki (DPCM) dengan format sesuai lampiran, khusus untuk Kasatker tidak perlu membuat surat permohonan pembayaran zakat penghasilan namun mencantumkan nama pada DPCM selanjutnya Kasatker menyerahkan DPCM kepada Kapusbintal TNI untuk diteruskan kepada Baznas agar mendapatkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) dan kartu NPWZ. DPCM di ajukan tiap bulan dengan penjelasan bila ada penambahan peserta pembayar zakat. Kapusbintal TNI menyerahkan daftar NPWZ dan kartu NPWZ peserta pembayar zakat yang diterbitkan oleh Baznas kepada Kasatker. Selanjutnya kasatker membuat Daftar Pegawai Muzaki (DPM) Berdasarkan kartu NPWZ , lalu anggota peserta pembayar zakat membuat surat kuasa pemotongan penghasilan gaji dan tunkin untuk pembayaran zakat. Sedangkan mekanisme pemotongan dan penyetoran zakat Ke Baznas berdasarkan DPM dan surat kuasa, Kasatker dalam hal ini PABP /juyar satker memotong zakat penghasilan gaji dan tunkin anggota dan disetorkan pada rekening Pengumpulan zakat penghasilan uo Mabes TNI yg dikelola oleh Kapusbintal TNI. Kapusbintal TNI selaku ketua UPZ uo Mabes TNI menyetorkan zakat penghasilan anggota satuan kerja kepada rek. Baznas. Dan untuk penyaluran zakat dari Baznas kepada mustahik satker, Anggota TNI dan Pns melalui Kasatkernya dapat mengajukan usulan mustahik dilingkungan satker yang bersangkutan atau dilingkungan sekitarnya kepada Kapusbintal TNI lalu Kapusbintal TNI meneruskan kepada Baznas. Kapusbintal TNI menerima penyaluran zakat/ santunan/bantuan untuk mustahik dari Baznas selanjutnya diteruskan kepada Kasatker agar dapat diberikan kepada mustahik yg diusulkan satker. Zakat penghasilan 2,5 % dari jumlah penghasilan gaji bruto dan tunjangan kinerjanya.

Hadir dalam kegiatan Sosialisasi Waaspers Kasdam I/BB, Para Kasi Pers Korem jajaran Kodam I/BB dan seluruh Pejabat pers jajaran Kodam I/BB.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KODAM I/BB LAKSANAKAN SOSIALISASI ZAKAT