Skip to main content
Berita Satuan

Aster Panglima TNI: Generasi Muda Indonesia Perlu Miliki Mental Ideologi yang Kuat

Dibaca: 645 Oleh 23 Nov 2018Maret 30th, 2020Tidak ada komentar
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA TIMUR, tniad.mil.id – Sejalan dengan kemajuan zaman yang semakin modern, generasi muda harus mempersiapkan diri sebagai generasi penerus dan generasi pejuang yang tidak hanya dituntut untuk terampil, cerdas, dan kompetitif semata. Generasi muda Indonesia perlu memiliki mental ideologi yang kuat, berakhlak mulia, berjiwa nasionalisme dan patriotisme, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan serta mewarisi semangat dan keteladanan yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Demikian dikatakan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI George E. Supit dalam amanat terrulisnya yang dibacakan Wakil Aster (Waaster) Panglima TNI, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Marinir (Mar) Purnomo, pada saat pembukaan acara “Wawasan Kebangsaan TNI TA. 2018”, yang diikuti sekitar 1.370 siswa dan siswi SMU se-Jakarta Timur dan berlangsung di Gedung Serba Guna Suharnoko Harbaini, Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (22/11/2018).

Diungkapkan Aster Panglima TNI, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang kuat tentang wawasan kebangsaan kepada generasi muda, sebagaimana telah dicontohkan oleh para pahlawan bangsa, guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca juga:  Latihan Pemantapan Yonif Raider 112/Darma Jaya

“Generasi muda Indonesia harus memiliki karakter yang kuat, sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, serta harus memelihara semangat kepahlawanan, persatuan dan kesatuan, serta nilai juang dan daya saing yang tinggi, seiring perkembangan teknologi saat ini,” kata Aster Mayjen George E. Supit.

Generasi muda Indonesia, lanjutnya, tidak terlepas dari tuntutan dan tantangan tugas kedepan, yang tidak semakin ringan bahkan ancaman tersebut sudah memasuki semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Ancaman itu disebut proxy war, yang salah satu sasarannya adalah penghancuran terhadap generasi muda bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurut Aster Panglima TNI, maraknya penyalahgunaan Narkoba dan peredarannya di Indonesia adalah suatu cara yang paling trend dilakukan oleh negara lain untuk melemahkan generasi muda saat ini.

“Ancaman tersebut juga dibarengi dengan aksi unjuk rasa di beberapa elemen masyarakat, yang mengarah ke radikalisme, bentrok antar kelompok dan penguasaan media,” ungkapnya.

“Kita harus selalu waspada, bahwa negara yang lemah dan lengah akan menjadi peluang masuknya segala bentuk ancaman, baik dari dalam maupun dari luar, yang dapat mengancam kelangsungan hidup bangsa dan negara,” sambungnya.

Baca juga:  Sosialisasi Peraturan Panglima (Perpang) TNI Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Peran Teritorial TNI Dalam Mencegah Konflik Sosial

Diakhir amanatnya, Aster Panglima TNI mengajak para siswa peserta kegiatan Wawasan Kebangsaan itu untuk terus berjuang dan berkarya.

“Saya mengajak kepada seluruh peserta untuk terus berjuang dan berkarya. Menjadi generasi muda yang dapat diandalkan serta penerus cita-cita para pahlawan bangsa,” ajak Mayjen TNI George E. Supit

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel