
Ketua KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman, secara resmi menutup pertandingan eksebisi Yong Moodo PON XIX/2016 pada hari Minggu kemarin (24/9/2016).
Pertandingan eksebisi Yong Moodo ini telah berlangsung selama 5 hari mulai 21 – 25 September 2016 bertempat di GOR Moh. Toha, Disjasad, Cimahi. Eksebisi ini bertujuan untuk mensosialisasikan olahraga beladiri Yong Moodo kepada masyarakat luas sekaligus merupakan langkah Federasi Yong Moodo Indonesia (FYI) untuk memperjuangkan agar Yong Moodo menjadi salah satu cabang olahraga beladiri yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) berikutnya.
Sebelum menutup kegiatan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat bersama Ketua Umum Federasi Yong Moodo Indonesia, Jenderal TNI Mulyono, menyaksikan langsung pertandingan final Kelas 65 Kg Putri dan pertandingan final Kelas 70 Kg Putra. Pada kelas 65 Kg Putri bertarung Dela Maharani (Jabar) melawan Ellen (Jatim) yang dimenangkan oleh Dela, sedangkan pada Kelas 65 Kg Putra atlet Bali, Efrasio Dasilva berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan A.Manurung dari Sumut.
“Kami atas nama KONI Pusat mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan Eksebisi Yong Moodo , dimana nantinya Yong Moodo akan menjadi bagian dalam Pekan Olahraga Nasional tahun 2020,” kata Ketua KONI Umum Pusat dalam sambutannya, yang disambut dengan applaus dari para atlet dan tamu undangan. “Harapan saya olahraga Yong Moodo ini tidak hanya berkembang dikalangan militer saja, namun dapat berkembang pada masyarakat luas dari Sabang sampai Merauke,”tambahnya lagi.
Diakhir acara, Ketua Umum KONI Pusat berkenan memberikan Piala kepada kontingen yang meraih juara, yaitu Juara Umum 1 Kontingen Sulawesi Selatan, Juara Umum 2 Kontingen Banten dan Juara Umum 3 Kontingen Papua.
Berikut hasil lengkap Pertandingan Eksebisi Yong Moodo PON XIX/2016 :
PUTRA
a. Kelas – 60 : Emas : Regyx ( Kaltim ) Perak: Beny ( Banten ) Perunggu: Januarius (Sumbar) dan Salim (Papua)
b. Kelas – 65 : Emas: Efrasio Dasilva ( Bali) Perak: A. Manurung ( Sumut) Perunggu: Taufik Alaudin (Banten) dan Dedi (Subang)
c. Kelas – 70 : Emas: Iqbal Afandi ( Banten ) Perak: Rizki( Sulsel) Perunggu: Togi Simbolon (Riau) dan Prayogi (Sumut)
d. Kelas – 75 : Emas: I Gede Suka (Papua) Perak: Syamsir(Sulsel) Perunggu: Didik (Jatim) dan Marten Lapsisfon (Banten)
e. Kelas -80 : Emas : Aldes ( Sulsel) Perak: M. udin ( NTB ) Perunggu: Darleun Gilangsang (Papua) dan Wira Jaya ( Kaltara)
f. Kelas – 85 : Emas: M.T.Gultom(Riau) Perak: Andik ( Jabar) Perunggu: Wawan Kurniawan ( DKI Jakarta) dan Kacung ( NTB)
g. Kelas – 90 : Emas: Rick Broy (Banten) Perak: Deden ( Jateng) Perunggu: M. Samsul ( DKI Jakarta) dan Fabrian Sujatmiko ( Jatim)
h. Kelas + 90 : Emas: Enzin ( DKI Jakarta) Perak: Aboy ( Lampung) Perunggu: Sutriano (Banten) dan Guntoro ( Jatim )
PUTRI
a. Kelas – 55 : Emas : Lainatul (Jatim) Perak : Rara Karmila (Aceh) Perunggu : Utari (Sumut) dan Neni Rosana (Sulbar)
b. Kelas – 60 : Emas : Susi Damayanti (Sulsel) Perak : Anisa Dwi (DKI Jakarta) Perunggu : Jeane (Jabar) dan Riska (Sumsel)
c. Kelas – 65 : Emas: Della(Jabar) Perak: Elen Mahdariska (Jatim) Perunggu : Ria Eyaboy (Papua) dan Zubaidah (Sumsel)
d. Kelas + 65 : Emas: Marcelina (Papua) Perak: Sophia Paliyama (Maluku) Perunggu : Nova (Jabar) dan Anggraini (Sulsel)
PEROLEHAN MEDALI
a. Jatim : 1 emas , 2 perak, 3 perunggu
b. Sulsel : 2 emas,2 perak
c. DKI Jakarta: 1 emas, 1 Perak, 2 Perunggu
d. Aceh : 1 perak, 1 perunggu
e. Banten : 2 emas, 1 perak, 3 perunggu
f. Sumsel : 3 perunggu
g. Jatim : 3 perunggu
h. Papua: 2 emas, 3 perunggu
i. Jabar : 1 emas 1 perak, 2 perunggu
j. Sumut: 1 Perak, 2 perunggu
k. NTB : 1 perak, 1 perunggu
l. Kaltara: 1 perunggu
m. Riau : 1 emas , 1 perunggu
n. Sulteng : 1 perunggu
o. Sulbar : 1 perunggu
p. Lampung : 1 perak
q. Kaltim : 1 emas
r. Maluku: 1 perak
s. Bali : 1 emas
JUARA UMUM
Juara Umum : Sulsel ( 2 emas, 2 perak, 2 perunggu)
Runner up I : Banten ( 2 emas, 1 perak, 3 perunggu)
Runner Up 2 : Papua ( 2 emas , 3 perunggu)
(dispenad)