
JAKARTA, tniad.mil.id,- Perkuat persatuan dan bentengi jiwa warga perbatasan RI-RDTL, Satgas Yonif Raider 142/KJ, menggelar penyuluhan ideologi Pancasila bagi masyarakat Takirin.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (4/1/2020).
Diungkapkan Dansatgas, penyuluhan ideologi Pancasila ini diberikan
Personel Pos Fatubesi dipimpin oleh Sertu Angga kepada masyarakat yang berada di Desa Takirin Kecamatan Tasifeto, pada Jumat (3/1/2020).
“Penyuluhan ini begitu penting diberikan kepada warga perbatasan, agar mereka memiliki kecintaan terhadap tanah air dan bangga kepada bangsanya,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Dansatgas, pembekalan ini untuk menanamkan akan pentingnya semangat kebersamaan dalam menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI dengan berlandaskan Ideologi Pancasila.
“Kita berharap masyarakat bisa lebih meningkatkan semangat gotong-royong yang menjadi jiwa dasar Pancasila,” jelasnya.
“Penyuluhan ini juga untuk membentengi warga dari paham-paham menyesatkan, yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945,” urai Ikhsanudin.
Di tempat terpisah, Kepala Dusun Lohali, Fernandes (30), mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas kegiatan penyuluhan dan kerja samanya, sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak TNI yang telah memberikan penyuluhan pemahaman tentang Ideologi Pancasila sehingga bermanfaat bagi kerukunan masyarakat dan persatuan negara dan bangsa,” tandasnya.
Sementara itu, Dominggus (28) selaku pemuda Desa Takirin mengucapkan terima kasih kepada Satgas dengan kegiatan yang telah dilaksanakan di desanya.
“Saya mewakili pemuda-pemudi Desa Takirin begitu bangga kepada abang-abang dari TNI yang telah membantu kami dalam melayani dan membantu warga masyarakat selama ini,” tuturnya.
“Kami berharap dengan kegiatan seperti ini dapat lebih mempererat hubungan kekeluargaan antara masyarakat perbatasan dengan bapak Satgas,” pungkasnya. (Dispenad)