Skip to main content
Satgas Pamtas

Berikan Kenyamanan Beribadah, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Pengecatan Gereja Katolik Fransiskus

Dibaca: 36 Oleh 19 Okt 2022Tidak ada komentar
Berikan Kenyamanan Beribadah, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Pengecatan Gereja Katolik Fransiskus
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satuan tugas Pengamanan perbatasan RI-Malaysia Yonif 645/GTY Pos Pala Pasang bersama warga perbatasan secara bahu membahu melaksanakan kegiatan pembenahan dan pengecatan Gereja Katolik Fransiskus, Dusun Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/10/2022)

Dansatgas mengatakan, selain tugas pokok satuan tugas pengamanan perbatasan Yonif 645/Gty menjaga keutuhan wilayah perbatasan dan NKRI, menjaga pilar batas dan mencegah masuknya barang-barang ilegal khususnya narkotika, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty juga melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial (binter) sebagai salah satu bentuk kepedulian Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY terhadap tempat-tempat ibadah di wilayah penugasan perbatasan memberikan kenyamanan beribadah bagi warga

“Karya bakti pembenahan dan pengecatan Gereja Katolik Fransiskus ini dilaksanakan secara bergotong royong bertujuan untuk merawat fasilitas tempat ibadah agar dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama, sekaligus untuk kenyamanan jemaat dalam beribadah serta supaya tetap terjaga dan terawat dengan baik gereja atau tempat ibadah tersebut, ” terang Dansatgas

Baca juga:  Satgas Yonif R 408 Berikan Ratusan Bibit Ikan ke Masyarakat Desa Sigobak

Dikatakan Dansatgas agar gereja dan lingkungan sekitar gereja menjadi tampak rapi dan tampil bersih, personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gty bersama dengan jemaat gereja melakukan pembersihan bagian dalam dan luar gedung gereja yaitu dengan mengecat, memperbaiki plafon, perbaikan bagian gereja yang rusak

“Selain sebagai salah satu pembinaan teritorial (Binter), kegiatan ini juga untuk memelihara tali silaturahmi, kebersamaan, dan semangat gotong royong dan wujud toleransi beragama di wilayah perbatasan sehingga terjalin keharmonisan, ” tutup Dansatgas. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel