Skip to main content
Satgas Pamtas

Bina Pemuda Perbatasan, Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Terima Satu Pucuk Senjata Api Rakitan

Dibaca: 27 Oleh 13 Okt 2022Tidak ada komentar
Bina Pemuda Perbatasan, Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Terima Satu Pucuk Senjata Api Rakitan
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani kembali berhasil menerima satu pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis lantak Kaliber 12 mm secara sukarela dari warga Dusun Sei Beruang, Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han. dalam rilis tertulisnya, Kamis (13/10/22).

Dansatgas menjelaskan, penyerahan senjata secara sukarela dari warga tersebut, hasil dari komunikasi dan hubungan baik personel Satgas dengan warga.

“Berkat terjalinnya hubungan yang baik dengan masyarakat di wilayah penugasan, kita kembali berhasil mendapatkan satu pucuk senjata api rakitan yang diserahkan secara sukarela oleh masyarakat, ” ucap Dansatgas.

Penyerahan satu pucuk senjata api rakitan tersebut bermula saat Pos Sei Beruang melaksanakan pembinaan terhadap pemuda di wilayah perbatasan RI-Malaysia yang hendak ingin mendaftar sebagai prajurit TNI. Selanjutnya ayah dari pemuda tersebut yaitu AJ (47) menyerahkan senja api rakitan miliknya kepada Pos Sei Beruang karena personel Satgas sudah memberikan pembinaan kepada putranya yang hendak mendaftar sebagai prajurit TNI.

Baca juga:  Manfaatkan Daun Lontar, Satgas Yonif 142 Kembangkan Kerajinan Tangan Warga

“Salah satu kegiatan dari Pos Sei Beruang yang memberikan pembinaan kepada salah seorang pemuda di desa binaannya membuahkan hasil yaitu didapatkannya satu pucuk senjata api rakitan dari keluarga pemuda tersebut sebagai salah satu bentuk apresiasi atas peran satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani yang banyak membantu masyarakat di wilayah perbatasan. termasuk membina putra-putra asli daerah di wilayah perbatasan yang ingin menjadi prajurit TNI, ” jelasnya lebih lanjut.

Selanjutnya senjata api rakitan tersebut diamankan di Pos Koki Sei Beruang Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani.

“Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang menyimpan senjata dan munisi yang digunakan untuk berburu dihutan. Hal tersebut dikarenakan masyarakat belum memahami dan menyadari tentang bahaya penggunaan dan kepemilikan senjata api, ” pungkas Dansatgas. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel