Kodam III/Siliwangi

Danrem 061 /SK Panen Raya Padi Di Kel. Margajaya Kec. Bogor Barat Kota Bogor

Dibaca: 37 Oleh 01 Okt 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Komandan Korem 061/Sk Kolonel Inf Fulad S.Sos., M.Si., melaksanakan Panen Raya Padi bertempat di Kel. Margajaya Kec. Bogor Barat Kota. Bogor. Selasa (29/9 ).

Panen Raya dihadiri oleh Dirjen Sarana dan Prasarana Kementan RI ibu Ir. Suprapti, Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Bapak Ade Syarif Hidayat, Ketua Persit KCK ranting 061 ibu Tuti Fulad, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Inf Mukhammad Albar, para unsur Muspida dan Muspika Kota Bogor.

Dalam sambutannya Danrem 061/Sk mengatakan, TNI dengan Kementrian Pertanian telah mengadakan MOU untuk mengawal kegiatan usaha tani ditingkat petani agar lebih intensif memanfatkan lahan yang ada, dan TNI akan selalu mendukung dengan semaksimal mungkin dalam swasembada pangan Indonesia.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa Bogor dengan luas wilayah 11.850 Ha memiliki sumberdaya alam yang sangat subur, sudah sepantasnya kita bersyukur, tinggal niat dan bagaimana kita mau untuk berupaya agar semua itu memiliki nilai manfaat dan berhasil guna.

Dengan tingginya kebutuhan akan beras diwilayah Jabodetabek yang mencapai 3.000 ton/hari, sehingga kita butuh akan luas lahan pertanian sebagai lahan produksi. Untuk itu mari kita tahan akan alih fungsi lahan dalam menjaga ekosistim yang ada saat ini.

Kita patut bersyukur dan mengapresiasi dari kelompok tani Fajar Gumira Ds. Margajaya kec. Bogor Barat kota Bogor dengan program ketahan pangannya, sehingga dapat memberikan hasil panen yang maksimal.

Disisi lain Danrem mengatakan, dengan perkembangan teknologi seperti penggunaan mesin tanam padi (Transplanter) sehingga akan dapat menghemat waktu dan biaya, yang tadinya masa tanam untuk 1 Ha membutuhkan 20 orang petani dan memerlukan waktu sampai 3 minggu, tetapi dengan alat tersebut hanya dapat dikerjakan oleh 1 orang dengan waktu 2 jam.

Untuk itu kita bisa meningkatkan hasil produksi yang biasanya dalam satu tahun satu kali kita tingkatkan menjadi dua kali dan yang biasanya satu tahun dua kali kita tingkatkan menjadi tiga kali.

Pada kesempatan yang sama Danrem 061 menyatakan bahwa Babinsa Kodim 0606/kota Bogor telah dilengkapi 100 %, sehingga salah satu tugasnya dapat membantu pelaksanaan pengolahan sawah pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan.

Diakhir sambutannya Danrem 061 menegaskan bahwa urusan pangan tidak bisa dilepas, ini merupakan tanggung jawab kita semua. Kalau pangan sudah tidak ada maka stabilitas dan keutuhan negara akan terganggu. Untuk Itu kita harus konsen dan serius dalam mansikapinya. ( Penrem 061/Sk )

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel