Kodam II/Sriwijaya

Diksarplin, Bentuk Sikap Bela Negara Dan Militansi Mahasiswa Baru

Dibaca: 261 Oleh 05 Agu 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Palembang – Pembentukan sikap bela negara harus dilakukan sedini mungkin dengan memupuk kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa, bernegara Indonesia, menghayati dan mengamalkan Pancasila serta UUD 1945, sehingga memiliki sikap mental yang menyadari akan hak dan kewajiban serta tanggung jawabnya sebagai warga negara yang rela berkorban untuk membela bangsa dan negaranya.

Hal itulah yang menjadi salah satu latar belakang, penyelenggaraan Pendidikan Dasar Kedisiplinan (Diksarlin) bagi 1.770 Mahasiswa baru Politeknik Negeri Sriwijaya Tahun Akademik 2016/2017 yang digelar tanggal 1 s.d 10 Agustus 2016 di Ajendam II/Swj, Sekojo Palembang. Diksarplin yang dibagi dalam 2 gelombang, masing-masing gelombang berlangsung selama lima hari bertujuan untuk membentuk pribadi yang memiliki disiplin, loyalitas dan tanggungjawab kepada Politeknik Negeri Sriwijaya.

Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar,S.IP menjelaskan bahwa Mahasiswa akan dibekali dengan berbagai materi, baik materi mental, teori maupun praktek. Bidang mental, meliputi, ketaqwaan, disiplin, loyalitas, dan jam pimpinan. Sedangkan bidang teori, meliputi, kepemimpinan, bela negara, wawasan kebangsaan, Proxy War, UU RI No. 24 Tahun 2004 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta lagu kebangsaan serta materi keterampilan, yang meliputi, Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Peraturan Penghormatan (PPM), Survival, lintas medan, mountaineering, Tim Work Building, Longmalap, caraka malam, Alarm Stelling dan kemahasiswaan.

Ditambahkan oleh Kapendam II/Swj bahwa sasaran Diksarlin adalah terciptanya sumber daya manusia yg memiliki disiplin, dedikasi, semangat esprit de corps, loyalitas yang tinggi, mampu memupuk kebersamaan dan kerjasama yang padu berdasarkan integritas dan rasa memiliki terhadap Politeknik Negeri Sriwijaya. Selain itu, diharapkan mampu membentuk kepribadian Mahasiswa baru yang memiliki kesiapan mental, fisik, tanggung jawab terhadap tugas dan pengetahuan serta kemampuan untuk meningkatkan kinerja Politeknik Negeri Sriwijaya.

Kapendam II/Swj juga menjelaskan bahwa semua materi yang diberikan terutama yang memerlukan fisik, dilakukan secara terukur, sesuai porsi dan tidak sama seperti militer. Dalam pantauan, Kamis (4/8/2016) tampak para Mahasiswa baru Poltek Negeri Sriwijaya mengikuti bimbingan dan pengasuhan, materi Tim Work Building dengan penuh semangat dan kesungguhan. Mahasiswa baru juga menerima materi tentang Survival, cara bertahan hidup di hutan, dari Guru Militer Rindam II/Swj dan materi Wawasan Kebangsaan dengan Narasumber dari Kesbangpol Bpk. Ricard Cahyadi. (Pendam II/Swj).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel