Skip to main content
Kodam IV/Diponegoro

Disiapkan Jadi Babinsa, 100 Personel Baru Korem 073/Mkt Dibekali Ilmu Kemampuan Teritorial

Dibaca: 90 Oleh 25 Okt 2022Tidak ada komentar
Disiapkan Jadi Babinsa, 100 Personel Baru Korem 073/Mkt Dibekali Ilmu Kemampuan Teritorial
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id – Sebanyak 100 prajurit baru Korem 073/Makutarama yang berasal dari satuan tempur dibekali ilmu teritorial karena nantinya akan ditempatkan di satuan Kodim jajaran Korem 073/MK sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Dalam keterangan penerangan Korem 073/MK, kegiatan yang dilaksanakan di Aula Makorem 073/MK Salatiga, Jawa Tengah pada Senin (24/10/2022) tersebut dibuka secara langsung oleh Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P.

Dalam sambutannya Danrem menyempaikan bahwa bagi personel yang akan bertugas di satuan teritorial khususnya jajaran Korem 073/Makutarama harus memiliki pengetahuan tentang ilmu teritorial, agar nanti dalam melaksanakan tugasnya sebagai satuan kewilayahan dapat berjalan dengan baik.

“Untuk merubah pandangan yang semula berorientasi sebagai pasukan tempur dirubah menjadi pasukan teritorial yang nantinya akan bersentuhan langsung dengan masyarakat binaan,” ujarnya.

Maka dari itu, sebutnya mereka perlu dibekali ilmu teritorial guna meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan dibidang teritorial. Adapun materi yang disampaikan meliputi lima kemampuan teritorial dan sikap teritorial.

Baca juga:  Sambut HUT Ke-73 Kemerdekaan RI, Koramil 07/Umbulharjo Bersih-Bersih Desa

Sementara itu, Pasi Komsos, Mayor Inf Bani saat memberikan materi menyampaikan, kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas para calon Babinsa dalam melaksanakan tugas pembinaan Teritorial di wilayah.

“Babinsa harus bisa berinovasi serta kreatif untuk masyarakat binaannya demi kemajuan wilayah,” terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan Pasi Wanwil, Mayor Caj (K) July Silooy, S.E. Di mana dirinya menambahkan bahwa Babinsa harus bisa mengunakan strategi dan motode dalam pendekatan komunikasi yang efektfi terhadap masyarakat.

“Ini bisa dilakukan dengan melalui metode Komsos dan lima kemampuan teritorial,” pungkasnya. (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel