Skip to main content
Satgas Pamtas

Implementasikan Perintah Harian Kasad, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat

Dibaca: 78 Oleh 09 Mei 2023Tidak ada komentar
Implementasikan Perintah Harian Kasad, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Wujud kepedulian dari Prajurit Pos Guntembawang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha membangun jembatan darurat bersama warga.

Hal ini sekaligus sebagai implementasi dari Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dalam mengatasi kesulitan masyarakat perbatasan..

Dalam keterangan tertulis Satgas, Senin (8/5/2023), jembatan darurat dari kayu terputus akibat hanyut terbawa arus sungai, bertempat Dusun Guntembawang, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. mengatakan, dalam akhir-akhir ini curah hujan yang tinggi dan berlangsung secara terus-menerus di wilayah Desa Guntembawang membuat air sungai wilayah guntembawang naik pasang sehingga mengakibatkan menghanyutkan jembatan kayu penyebrangan warga tersebut terbawa arus sungai, sehingga membuat prajurit kami merespons cepat untuk membangun kembali jembatan kayu penyebrangan warga tersebut dan juga sebagai salah satu bentuk kepedulian untuk membantu warga masyarakat agar dapat beraktivitas kembali dan akses transportasi dapat kembali normal, ” ujar Dansatgas

Baca juga:  Lalap Rumah Warga, Satgas Yonif 713 Padamkan Si Jago Merah

Dikatakannya, pembuatan jembatan darurat kayu ini yang terputus akibat hanyut terbawa arus sungai tersebut dilakukan karya bakti oleh prajurit Pos Guntembawang Satgas Pamtas Yonif 645/Gty dipimpin langsung oleh Danpos Letda Inf Risco Pirma S beserta anggota Satgas lainnya bersama warga Guntembawang dan Gunjemak secara gotong royong dan saling bahu membahu.

“Selain tugas pokok kita dalam penugasan wilayah perbatasan ini yaitu menjaga pergeseran atau hilangnya pilar atau patok batas negara, mencegah masuknya barang-barang ilegal dan kegiatan ilegal serta mencegah penyelundupan narkotika dari negara tetangga.

“Satgas Pamtas juga melakukan kegiatan teritorial membantu warga perbatasan atau warga daerah yang menjadi binaannya, ” pungkas Dansatgas. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel