Kodam V/Brawijaya

Koramil Diwek Buat Lubang Peresapan (Biopori) Di Ponpes Mambaul Alhikam Diwek Kab. Jombang

Dibaca: 25 Oleh 03 Nov 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat
Lubang resapan biopori adalah teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resapan  air, mengubah sampah organik menjadi kompos dan mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2danmetan),  dan memanfaatkan peran aktivitas  fauna  tanah dan akar tanaman, dan mengatasi masalah  yang ditimbulkan oleh genangan air seperti penyakit demam berdarah dan  malaria maupun mengurangi banjir. Untuk itu Koramil 0814/02 Diwek beserta pengurus pondok pesantren Mambaul Alhikam Diwek bersama-sama membuat lubang resapan (biopori), pada hari senin 2  Nopember  2015.

Sekitar 90 lubang resapan (biopori) di buat di  halaman maupun sekitar Pondok Pesantren Mambaul  Alhikam yang terletak di Desa JatiRejo Kecamatan Diwek. Danramil  0814/02 Diwek Kapten Inf Nasrulloh selaku perancang lubang biopoori, berharap   dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, genangan air yang dapat menimbulkan penyakit seperti demam berdarah dan malaria bisa dihindari. Pihaknya menurunkan 10 personil Anggota Koramil untuk partisipasi dalam pembuatan lubang biopori.“ Hari ini kita targetkan 90 lubang dengan asumsi setiap orang bisa membuat 5 lubang biopori” katanya.
“Tahun lalu kami  beserta personil Koramil sudah membuat lubang biopori ini, karena banyak manfaatnya dan hasilnya dapat meminimalkan genangan air yang ada di lingkungan pondok ini, maka pembuatan lubang biopori di perbanyak lagi “,ujar Kh.Irfan Holili Pengasuh di Pondok Pesantren Mambaul Alhikam Diwek Kab. Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Anggota Koramil Diwek dan seluruh Santri yang ada di Pondok Pesantren Mambaul Alhikam (PENREM 082/CPYJ)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel