Kodam V/Brawijaya

Koramil Klampis Sosialisasikan Peran TNI AD di Bangkalan

Dibaca: 54 Oleh 12 Nov 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Bangkalan, – Prajurit di jajaran TNI-AD saat ini mulai menyuarakan visi misi TNI dalam mewujudkan kemanunggalan antara TNI dan Rakyat. Selain sebagai mitra masyarakat. TNI juga berupaya penuh untuk menjadi pengayom sekaligus pelindung masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan damai di dalam lingkungan bermasyarakat.

Koramil 0829/14 Klampis, jajaran Kodim 0829/Bangkalan saat ini sedang menerjuni beberapa desa yang berada di wilayah tugasnya. Selain mensosialisasikan fungsi TNI-AD, personel Koramil Klampis juga memberikan suatu wawasan kebangsaan dan cinta tanah air kepada masyarakat mengenai tata cara mengantisipasi terjadinya bahaya bencana alam.

Sehubungan dengan kegiatan itu. Danramil 0829/14 Klampis Kapten Inf Akhmad Djailani menjelaskan, hal itu dilakukan oleh personelnya dengan tujuan untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, mengantisipasi terjadinya bencana sekaligus kericuhan yang ditimbulkan oleh sekelompok maupun oknum masyarakat yang tidak tertib di desa masing-masing warga.

“kita bersama Muspikan paparkan ke warga tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, mengantisipasi terjadinya bencana sekaligus tata cara mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan bisa timbul sewaktu-waktu,” kata Kapten Inf Akhmad Djaelani di Pendopo kantor Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Kamis, 12 November 2015.

Tak hanya itu saja. Kegiatan yang dihadiri oleh Muspika dan beberapa elemen masyarakat setempat itu juga memancing antusias warga untuk mengajukan beberapa pertanyaan kepada Danramil mengenai tata cara mengantisipasi bahaya tersebut.

Mustoha (34), warga yang hadir di acara tersebut mengaku sangat senang dengan keberadaan kegiatan itu. Ia menambahkan, warga di desanya selama ini belum mendapatkan suatu wawasan mengenai tata cara mengantisipasi terjadinya bencana alam maupun kerusuhan yang dilatarbelakangi adu domba antar agama maupun etnis (Proxy War) di desanya.

“disini sekarang kan banyak pendatang yang mulai memasuki desa kami. Maka dari itu, digelarnya kegiatan ini. Menurut saya sendiri, sangat bagus sekali untuk dijadikan wawasan maupun pembelajaran kepada warga khususnya saya sendiri,”ujarnya.

Autentifikasi

Kapenrem 084/BJ Mayor Inf Drs. Sutadji

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel