Skip to main content
Berita Satuan

Litbang TNI AD Berhasil Kembangkan Radar Surveillance Arhanud

Dibaca: 433 Oleh 07 Okt 2022Tidak ada komentar
Litbang TNI AD Berhasil Kembangkan Radar Surveillance Arhanud
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id – Kadislitbangad Kolonel Inf Hery Setiyono mengapresiasi dan bangga atas capaian Litbang TNI AD dari Pussenarhanud yang berhasil mengembangkan Radar Surveillance Arhanud yang dapat deteksi pesawat tempur, pesawat sipil bahkan helikopter.

Hal itu disampaikan Kepala Laboratorium (Ka Lab) Dislitbangad Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M., dalam rilisnya di Batujajar, Jumat (7/10/2022)

Dikatakan Ka Lab, pada hari Selasa (4/10/2022) Kadislitbangad memimpin pelaksanaan uji prototype Radar Surveillance Arhanud hasil Litbanghan (Penelitian dan Pengembangan Pertahanan) Pussenarhanud Kodiklatad TA 2021 di fasilitas uji track band Laboratorium yang dipimpinnya.

“Sebelumnya, minggu lalu (Selasa, 27/9/2022) Radar ini di uji di Lanudad Pondok Cabe Puspenerbad, namun hasil deteksi sasaran udara waktu itu belum optimal,” ujarnya.

“Terkait itu, Kadislitbangad Kolonel Inf Hery Setiyono menyatakan belum puas dan di uji kembali. Tujuannya untuk mamastikan apakah hasil Litbang yang dibuat sesuai dengan performance yang diharapkan atau masih belum karena produk ini masuk dalam 4 tahap pengembangan,” tambah Ka Lab.

Baca juga:  Pemberian Alkitab Untuk Umat Kristiani Warga Kampung Asiki

Lebih lanjut Kolonel Sapta mengatakan, kendala yang dihadapi dalam deteksi sasaran udara khususnya deteksi helikopter dikarenakan kecepatan helikopter yang rendah dan dihadapkan dengan sensitivitas modul deteksi radar yang digunakan.

“Dengan modul Moving Target Indicator atau MTI, perlu adjustment sehingga dapat mendeteksi karakteristik pesawat dengan variasi kecepatan yang cukup tinggi. Hari ini kita berhasil mendeteksi kecepatan helikopter yang terbang rendah dengan kecepatan sekitar 60 knot,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, Radar surveillance ini memiliki alat komunikasi Ground To Air serta Identification Friend or Foe atau IFF.

“Khusus IFF ini sangat penting karena dengan adanya alat ini mampu mendeteksi pesawat musuh atau kawan sehingga dengan variasi kecepatan dan ketinggian sasarannya maka satuan Arhanud TNI AD dapat langsung mengidentifikasi, menjejaki dan menetapkan sasaran kepada penggunaanya, yaitu satuan tembak Arhanud yang ada area wilayah pertahanan udara yang jadi tanggungjawabnya,” jelas Kolonel Sapta.

“Dari capaian tersebut, Kadislitbangad merasa senang dan bangga serta berharap radar buatan anak bangsa dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang diatas 60% ini bisa dikembangkan dan kelak bisa digunakan oleh TNI khususnya TNI AD,” pungkasnya.

Baca juga:  Panglima TNI Hadiri Pemecahan Rekor Dunia Senam Poco-Poco

Selain Kasubdismat Dislitbangad, dalam kegiatan uji tersebut hadir juga Dirlitbang Pussenarhanud, dan Mitra dari PT. Radar Telekomunikasi Indonesia (RTI). (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel