Kodam IV/Diponegoro

Mengelola Bank Sampah

Dibaca: 38 Oleh 18 Jan 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Magelang – Kehidupan di kota-kota pada saat ini pembuangan dan penumpukan sampah merupakan suatu problem yang masih sulit diatasi oleh pemerintah, karena tidak adanya lahan yang dapat dijadikan TPA (tempat pembuangan akhir), selain itu belum adanya kesadaran dari masyarakat sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan serta pemanfaatan sampah dari barang yang tidak berguna menjadi barang berguna dan mempunyai nilai jual. Babinsa Koramil 23/Magelang Utara Kelurahan Potrobangsan (Sertu Murtam dan Sertu Sutikno) ikut secara langsung membantu dalam kegiatan pengepulan sampah bersama warga anggota Bank Sampah RW.III Kel. Potrobangsan. ( Sabtu 16/1).

Ketua RW.III Kelurahan Potrobangsan Magelang berinisiatif untuk mengumpulkan warganya dengan memberikan suatu kegiatan yang positif serta bermanfaat yaitu “Bank Sampah”. Bank Sampah adalah merupakan suatu kegiatan program pengepulan sampah atau barang-barang bekas dari rumah para warga yang dipusatkan pada suatu tempat. Adapun maksud dan tujuannya adalah selain menjaga kebersihan lingkungan juga dapat membantu perekonomian para anggotanya pada khusunya dan untuk menambah kas RW yang nantinya dapat digunakan sebagai pembiayaan berbagai macam kegiatan RW.

Bapak Bambang mengatakan, “Saya selaku Ketua Paguyuban Bank Sampah RW.III Kel. Potrobangsan mengucapkan banyak terimakasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang yang telah membina dan mengawasi kegiatan Bank Sampah di wilayah kami, dan tak lupa kepada para Babinsa terimakasih sekali atas waktu yang telah diluangkan dan bantuan tenaganya sehingga kegiatan ini dapat berjalan seperti yang diharapkan. Kami tetap mengharapkan agar kegiatan ini dapat berlanjut dan para Babinsa untuk selalu tetap bekerjasama dan mendampingi dan membina warga kami dalam meningkatkan taraf hidup, dan yang paling utama kami merasa senang apabila warga kami bisa selalu dekat dengan aparat, agar mereka merasa terayomi dan terlindungi bukan hanya ketakutan semata”

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel