Kodam II/Sriwijaya

Pangdam II/Swj : Cash Iman Dan Aqidah

Dibaca: 62 Oleh 14 Jan 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson S.Ip menjelaskan bahwa keterpengaruhan beberapa oknum warga masyarakat terhadap organisasi atau aksi radikal seperti NII, ISIS, Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) antara lain adalah akibat masih rendahnya pengetahuan tentang agama dan kadar keimanan. Orang yang memiliki pengetahuan dan memiliki pemahaman yang benar tentang agama tentu tidak akan mudah terpengaruh oleh aksi radikal yang justru bertentangan dengan agama.

Demikian disampaikan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.Ip ketika memberikan sambutan pada aara peringatan Maulid Nabi Muhammad Solallahu Alaihi Wasallam tahun 1437 H yang digelar di gedung Jenderal Sudirman Makodam II/Swj Palembang, Kamis (14/1/2016).

Oleh sebab itu menurut Panglima, maka kita harus selalu men-cash (mengisi) kembali iman dan aqidah. Seperti halnya handphone yang baterainya harus dicash, maka iman dan aqidah kita juga harus selalu dicash. Kita harus punya ilmu agama, harus selalu belajar dan belajar mendalami ajaran agama, agar aqidah dan iman kita tidak terkikis oleh dampak globalisasi dan kemajuan teknologi informasi.

Sementara itu, Drs. KH. Ustadz Solihin Hasibuan, M.Pd.I. dalam tauziah yang disampaikan dengan gaya humor-humor segar menguraikan tentang semangat meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW. Diuraikan kenapa kita harus meneladani Nabi, karena Allah telah menjadikan Nabi Muhammad sebagai contoh. Sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah”.

Selain itu, kehidupan Nabi Muhammad SAW juga mudah untuk mencontohnya, karena Nabi adalah juga manusia yang menjadi pilihan Allah SWT. Ikut Nabi Muhammad SAW akan selamat dunia akherat. Kita harus menggelorakan semangat mencontoh Rosululloh, hidup sekali haruslah yang berarti, tandasnya.

Ustadz Solihin Hasibuan juga memberikan kunci hidup agar banyak rejeki, yakni banyak beramal sholeh dan istiqfar serta rajin sholat dhuha.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Solallahu Alaihi Wasallam tahun 1437 H yang mengangkat tema : “Dengan Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H, tahun 2015 M, Kita Mantapkan Mental dan Profesionalisme Prajurit TNI Guna Kelancaran dan Keberhasilan Pelaksanaan Tugas dan Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara”, di hadiri Pangdam II/Swj, pejabat teras Kodam II/Swj, para prajurit dan PNS Kodam II/Swj se-Garnizun Palembang serta ibu-ibu Persit KCK PD II/Swj.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel