Kodam Iskandar Muda

Pangdam IM Memberikan Kuliah Umum di Universitas Serambi Mekkah

Dibaca: 6 Oleh 07 Sep 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Agus Kriswanto memberikan kuliah umum tentang pengetahuan pendidikan karakter mahasiswa dan tata kehidupan berbangsa dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Serambi Mekkah, Kecamatan Lueng Bata Banda Aceh, Senin (7/9).

Pada PKKMB tersebut, Pangdam dalam sambutanya di hadapan ratusan mahasiswa mengatakan, proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan salah satu tonggak sejarah bangsa yang menjadi patokan awal pembentukan karakter bangsa Indonesia. Pada tahun 60-an seluruh elemen masyarakat telah melakukan upaya-upaya pembentukan watak atau karakter bangsa melalui berbagai forum seperti sekolah, universitas dan forum-forum kemasyarakatan.

Selain itu, dalam konteks kesejarahan, sebenarnya nasionalisme telah mulai muncul sejak kelahiran Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 dan lebih tegas lagi dinyatakan dalam sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Kesadaran kolektif akan rasa kebangsaan itu semakin mengkristal ketika bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. “Kekuatan rasa kebangsaan itu semakin menguat ketika bangsa Indonesia mempertahankan diri dari tekanan berbagai pihak, baik dari dalam mapun luar negeri yang berusaha memutus rasa kebangsaan pasca proklamasi kemerdekaan,” Kata Jendral TNI bintang dua itu dalam sambutanya saat PKKMB.

Pangdam juga menambahkan, karena pembangunan karakter bangsa merupakan sebuah kebutuhan, negara yang pantas dijadikan model dalam keberhasilan membangun karakter bangsanya adalah jepang, negara jepang dengan sumber daya alam yang minim, namun mampu tampil menjadi negara industri terkemuka di dunia. Semua itu tidak terlepas dari kehidupan dan budaya mayoritas orang jepang yang terkenal disiplin. Orang jepang juga memiliki etos kerja yang tinggi, teratur, memiliki cita rasa pelayanan yang memuaskan,  dan didukung nasionalisme yang tinggi.

Oleh karena itu, Universitas serambi mekkah harus memiliki peran yang strategis dalam proses membangun karakter nasionalisme bangsa, karena selain berbasis islam sebagai agama mayoritas, mahasiswa universitas serambi mekkah juga merupakan generasi muda yang masih berada dalam puncak produktivitasnya. Mahasiswa memiliki cukup kekuatan untuk melakukan perubahan karena sebagai generasi muda yang menyandang status sebagai mahasiswa harus memiliki bekal kemampuan berpikir ilmiah, kritis, dan tergolong “bersih” karena belum pernah masuk atau terlibat langsung dengan dunia politik praktis maupun dunia bisnis,”tambahnya.

Di tambah lagi, dengan adanya pembangunan karakter bangsa di era globalisasi ini menjadi sangat penting, karena ancaman yang menyertai era yang bersifat multidimensional, sehingga mengarah pada semua aspek kehidupan warga negara. Selain bersifat fisik, ancaman ini juga bisa berwujud non fisik, berupa  pengaruh psikologis atau pikiran yang merupakan pertahanan terakhir bangsa dalam menghadapi serangan dari bangsa lain.

Pangdam berharap, karena keluarga sebagai lingkungan pembentukan dan pendidikan karakter pertama dan utama, serta sebagai tempat untuk menumbuhkan rasa  cinta dan kasih sayang. Untuk itu, orang tua harus mampu memberikan ajaran-ajaran tentang perlunya menghormati keberadaan orang lain dan sekaligus mampu memberi contoh perilaku yang positif di hadapan anak-anaknya,” tegas Mayjen TNI Agus Kriswanto.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel