Skip to main content
Kodam IV/Diponegoro

Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Dandim 0733 Gelar Liga Santri

Dibaca: 20 Oleh 17 Mar 2022Tidak ada komentar
Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Dandim 0733 Gelar Liga Santri
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Memperingati Hari Jadi Kota Semarang yang ke 475, Dandim O733 menggelar kompetisi sepak bola “Liga Santri dan Tiga Pilar Dandim 0733 KS Cup”.

Liga Santri tersebut resmi digelar pada 15 Maret hingga 23 Maret 2022. Kompetisi yang menggunakan sistem gugur tersebut diikuti 14 perwakilan dari kecamatan di Kota Semarang. Selain santri, peserta lainnya adalah Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat kelurahan setempat.

Komandan Dandim 0733/ Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana MMDS menjelaskan liga santri ini merupakan perintah langsung dari Pangdam IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto. Kegiatan ini dimaksudkan juga untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) Kota Semarang ke-475 pada tahun 2022.

Menurut Honi, ajang Liga Santri ini juga akan dimanfaatkan untuk mencari bibit-bibit muda dalam bidang olahraga sepak bola di kalangan santri.

Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Dandim 0733 Gelar Liga Santri

“Dalam kompetisi ini selain dalam menjelang peringatan Hari Jadi Kota Semarang, juga sebagai ajang mencari bibit-bibit pemain sepak bola dari para santri yang berada di pesantren wilayah Kota Semarang,” ujar Honi usai melakukan pembukaan Liga Santri, di Stadion Citarum, Selasa (15/3) sore.

Baca juga:  Diskusi Antar Umat Beragama Galang Kerukunan Bersama

Di sisi lain, kata Honi, Iiga ini juga menjadi ajang silaturahmi antara unsur-unsur masyarakat, termasuk para santri sehingga terjalin komunikasi yang baik untuk mendukung kemajuan Kota Semarang.

“Semoga seluruh elemen masyarakat, baik dari kepolisian, TNI, pemerintah, masyarakat, dan tentunya para santri dari pesantren di Kota Semarang dapat bersama-sama untuk memajukan Kota Semarang,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi atas terselenggarangya Liga Santri di tingkat Kota Semarang. Ia menyebut, selain bermain bola yang paling penting adalah membangun kebangsaan.

“Kami memberikan apresiasi terhadap Pak Dandim yang sudah menyelenggarakan Liga Santri. Semoga dengan adanya kompetisi seperti ini bisa untuk membangun bersama-sama Kota Semarang bahkan bangsa ini,” tambah Hendrar Prihadi. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel