Skip to main content
Satgas Pamtas

Perkuat Kemanunggalan, Satgas Pamtas Yonif 711/RKS Bantu Bangun Rumah Warga Kurang Mampu

Dibaca: 5 Oleh 23 Apr 2022Tidak ada komentar
Perkuat Kemanunggalan, Satgas Pamtas Yonif 711/RKS Bantu Bangun Rumah Warga Kurang Mampu
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id – Dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI bersama rakyat di daerah perbatasan, Pos Sawiyatami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/RKS membantu pembuatan rumah warga di Kampung Sawiyatami, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (23/4/2022)

Dalam keterangan penerangan Satgas, Danpos Sawiyatami Serka Wahidin mengatakan selain melaksanakan tugas pengamanan perbatasan negara, Satgas juga melaksanakan kegiatan teritorial untuk membantu warga dalam dalam mengatasi kesulitan dan menjalin hubungan keakraban dengan masyarakat di perbatasan.

Dalam kegiatan tersebut, tutur Danpos, dia beserta 10 orang anggota terjun langsung ke Kampung Sawiyatami untuk membantu membangun rumah keluarga Musa Bagiasi (30).

Pekerjaan Musa Bagiasi sehari-hari hanya berkebun, dan tidak memiliki pendapatan yang pasti setiap harinya. Sehingga kondisi ini bukan perkara mudah bagi Musa Bagiasi untuk membangun rumah.

“Karena kondisinya tidak memungkinkan, sehingga Pos Sawiyatami Satgas Pamtas Yonif 711/RKS merasa tergerak hati nurani untuk membantu pembangunan rumah agar lebih cepat selesai,” kata Danpos.

Danpos berharap dengan adanya kegiatan ini akan menambah TNI dan warga semakin akrab serta saling mengenal bahkan jadi keluarga.

Baca juga:  Anggota Satgas Yonif 144/JY Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pembangunan Gereja Bersama Warga di Perbatasan

“Satgas TNI selalu membantu mengatasi kesulitan warga,” tegasnya.

Atas bantuan dari Satgas, Musa Bagiasi merasa senang dan bangga lalu mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI Yonif 711/RKS.

“Bapak-bapak TNI Pos Sawiyatami yang telah membantu pembangunan rumah, saya sangat senang atas kerelaan Bapak satgas TNI. Semoga bapak-bapak TNI sukses untuk menjalankan tugas dan Tuhan Memberkati,” pungkasnya (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel