
Lhokseumawe. Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 011 menyelengarakan beberapa kegiatan seperti pertemuan Gabungan dan menyelengarakan kegiatan tentang Pencerahan Kesehatan Penyakit Autisme. Dan dilanjutkan penyerahan Tali Asih kepada Warakawuri dan Anak Cacat dalam rangka menyambut dan memperingati HUT Ke-68 Persit Kartika Chandra Kirana dan HUT Ke-50 Dharma Pertiwi. Rabu (12/03) Tahun 2014. Seperti yang kita laksanakan pada pagi hari ini. Bertempat di Aula Mess Korem 011/LW.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 011 Ny Ira Hipdizah dalam sambutannya mengatakan. Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa seorang anak diharapkan menjadi generasi penerus bangsa, sehingga tumbuh kembangnya diharapkan tumbuh secara normal namun adanya seorang anak yang lahir secara tidak normal , salah satunya kelainan tumbuh kembang anak adalah autis.
Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini marilah kita dengarkan dan simak bersama Pencerahan ini dengan baik, agar kita dapat mengambil manfaatnya, baik bagi kita pribadi maupun bagi lingkungan keluarga dan masyarakat luas, apabila ada hal yang kurang jelas terhadap materi pencerahan yang disampaikan, dapat ditanyakan langsung kepada penceramah sebagai nara sumber pada acara tanya jawab.
Pada kesempatan yang baik ini, saya atas nama pribadi maupun selaku Ketua Persit KCK dan Dharma Pertiwi Koorcab Rem 011 mengucapkan terima kasih kepada Pengurus dan segenap anggota Persit dan Dharma Pertiwi Koorcab Rem 011 yang telah turut serta berpartisipasi aktif shingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Begitu pula kepada tim penceramah yang telah berkenan untuk memenuhi undangan kami sekaligus memberi ceramah kepada anggota persit dan dharma pertiwi Koorcab Rem 011 , saya mengucapkan teima kasih dan penghargaan, disertai ucapan mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan acara ini terdapat kekurangan. Ungkap Ny Ira Hipdizah.
Pada kesempatan yang sama, Dr Mila Astari Harahap selaku penyampaian materi Pencerahan tentang mengenal Autisme pada Anak mengatakan. Anak autis sebagai salah satu bagian dari anak berkebutuhan khusus mengalami hambatan pada keterampilan interaksi dan komunikasi. Keadaan ini diperburuk oleh adanya gangguan tingkah laku yang menyertai setiap anak autis.
Kompleksnya masalah yang dialami anak autis tidak hanya mengakibatkan hambatan dalam belajar tetapi juga dalam kehidupan sosial yang lebih luas. Meskipun demikian, tidak berarti anak autis tidak mempunyai potensi yang bisa dikembangkan.
Upaya pendidikan yang dirancang secara khusus dibutuhkan keterlibatan ahli lain. Tentu saja kebutuhan ahli desesuaikan dengan tingkat hambatan dan kebutuhan yang dialami oleh setiap anak. Disinilah pentingnya dibangun kerja sama dan koordinasi berbagai pihak yang terkait dalam upaya penanganan anak.
Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan tentang peran dan fungsi tim penanganan yang komprehensif. Selain itu dengan pemahaman tersebut pada pendidikan dan dapat melakukan intervensi sedini mungkin agar masalah yang dialami anak tidak semakin kompleks. Ungkap singkat Dr Mila Astari Harahap.
Diakhir kegiatan, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Ira Hipdizah di damping Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Nelly Rusdi beserta Para Pengurus Ketua Cabang Jajaran Koorcab Rem 011 Menyerahkan Santunan Tali Asih kepada Warakawuri dan Anak Cacat.
Kegiatan dihadiri oleh. Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Nelly Rusdi, Ketua Persit Cabang XX Dim 0103 Ny Tri Agus Antoni, Ketua Persit Para Ketua pengurus Cabang Jajaran Koorcab Rem 011, serta Persit Persit Jala Senatri, Persit Pia Ardhya Garini. Dan Persit Kartika Chnadra Kirana Koorcab Rem 011.