Skip to main content
Satgas Pamtas

Satgas Yonarmed 10 Kostrad Bersama Bea Cukai Nanga Badau Musnahkan Barang Illegal

Dibaca: 19 Oleh 01 Nov 2023Tidak ada komentar
Satgas Yonarmed 10 Kostrad Bersama Bea Cukai Nanga Badau Musnahkan Barang Illegal
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti turut mendukung dan berpartisipasi menghadiri kegiatan Bea Cukai Nanga Badau (KPPBC TMP C Nanga Badau) yang melaksanakan pemusnahan barang illegal dengan menggandeng beberapa instansi dan tokoh masyarakat, dimana barang yang dimusnahkan Baju, Rokok dan Miras Ilegal, Senin (30/10/2023).

Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10 Kostrad yang dalam hal ini diwakili Pasintel Yonarmed 10 Kostrad Lettu Arm Dhamis Amywisesa turut memberikan kata sambutan,

“Dengan adanya kegiatan pemusnahan ini diharapkan dpat memberikan efek jera kepada pelaku pelanggaran sampai kedepannya dapat diminimalisir dan kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari barang ilegal” ujar Pasintel Yonarmed 10 Kostrad.

Sementara itu Kepala Kantor Bea Cukai Nanga Badau Heri Purwanto, S.E., M.M menegaskan bahwa.

“Kantor Bea Cukai Nanga Badau akan terus meningkatkan pengawasan di perbatasan serta senantiasa melakukan sosialisasi atas bahaya peredaran barang kena cukai illegal kepada masyarakat,” ujar Heri.

Baca juga:  Bantu Tenaga Pendidik, Satgas Yonif 122/TS Cerdaskan Generasi Bangsa di Perbatasan Papua

“Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan, sinergi dan kolaborasi dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan efektifitas pengawasan di wilayah Kab. Kapuas Hulu dan Kab. Sintang,” Tambah Heri

Dengan adanya pemusnahan ini, seluruh aparatur pemerintahan wilayah Nanga Badau menegaskan terus berkomitmen atas tugas dan fungsi utama dalam melindungi masyarakat melalui pengawasan atas peredaran Barang Kena Cukai ilegal, mengamankan potensi penerimaan yang menjadi hak keuangan negara, sekaligus menjaga iklim usaha dan industri di dalam negeri agar perekonomian Indonesia dapat Bangkit Lebih Kuat khusunya di daerah Perbatasan. (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel