Skip to main content
Kodam V/Brawijaya

Swasembada, Koramil Tanah Merah Koordinasikan Petani Tanam Jagung

Dibaca: 2 Oleh 17 Nov 2015Tidak ada komentar
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

 

Bangkalan,- Swasembada pangan, Komandan Kodim (Dandim) 0829/Bangkalan Letkol Inf Sunardi Istanto, SH., pastikan jajaran Koramil sampai Babinsa di jajaran Kodim 0829/Bangkalan, untuk terus aktif melakukan pendampingan kepada petani, Senin 16 Nonvember 2015.

Seperti yang dilakukan jajaran Koramil 0829/06 Tanah Merah, Danramil Kapten Inf  Muhadi dan Babinsa bersma instansi aktif membantu petani, kordinasikan dari mulai penyiapan lahan tanam, penanaman jagung, mengecek perkembangan tanaman jagung  hingga panen, di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan.

Selain Danramil dan Babinsa, petani juga didampingi petugas penyuluh lapangan (PPL) Kantor Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bangkalan.

Danramil Kapten Inf  Muhadi selaku pendamping kelompok tani di wilayah tersebut mengatakan, bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan wujud kerjasama antara TNI, Distan, PPL dan para petani dalam upaya meningkatkan produksi pangan.

Menurut Kapten Inf Muhadi, jika dipersiapkan dengan matang segala sesuatunya pasti mendapatkan hasil yang maksimal.  Begitu juga kegiatan yang dilaksanakan ini, diharapkan hasil tanam jagung subur dan hasil panen meningkat. Terlebih dengan adanya program TNI membantu para petani untuk terciptanya swasembada pangan pada tahun 2015 ini.

Baca juga:  Kodim 0808/Blitar Meningkatkan Kemampuan Babinsa Tentang Pertanian

“Untuk melakukan budidaya jagung hibrida, kami menenkankan kepada petani, tentang beberapa tips cara menanam jagung hibrida yang benar, dari mulai memilih benih, menyiapkan lahan tanam, penanaman jagung, perawatan tanaman jagung, hingga pemanenan jagung yang melimpah”, terang Kapten Inf Muhadi.

Lanjutnya, dalam membantu petani, TNI tidak hanya pada saat panen saja. Namun sejak mulai pembibitan hingga panen juga turun tangan ikut mengawasi, bersama gabungan kelompok tani (Gapoktan).

“Sehingga usai panen para petani bisa memahami apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan guna menghadapi musim tanam selanjutnya,” tutupnya.

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel