
TNI AD – Buleleng. Prajurit TNI dan Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja mengajar murid-mirid SD dalam program Taman Cerdas Ganesha di Wantilan Pura Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Minggu (15/10/2017).
TMMD ke-100 di Desa Pangkung Paruk melahirkan sebuah program yang disebut Taman cerdas. Taman Cerdas digelar setiap Hari Minggu, merupakan inisiasi dari Kodim 1609/Buleleng, Buleleng Social Community serta mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha.
Dalam proses belajar mengajar di Taman Cerdas ini, mahasiswa membagi dalam dua tingkatan yakni kelas tinggi dan kelas rendah. Itu dibagi berdasarkan jenjang kelas dari anak-anak yang mengikuti Taman Cerdas.
Kelas rendah dari siswa kelas 1 sampai 3 Sekolah Dasar, sementara kelas tinggi dari unsur siswa kelas 4 sampai kelas 5 Sekolah Dasar.
Beberapa materi pelajaran yang digelar dalam taman cerdas Hari Minggu kemarin seperti materi pembelajaran membaca dan belajar matematika. Mereka selalu mengambil tempat belajar di Wantilan Pura Yeh Selem Desa Pangkung Paruk.
Ditempat yang sama sehari sebelumnya, siswa SMAN Bali Mandara juga ikut bergotong royong dalam berbagai kegiatan di TMMD ke-100. SMAN Bali Mandara adalah sekolah yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Mereka yang bersekolah di sekolah ini adalah warga-warga miskin dari seluruh Bali yang mendapatkan biaya pendidikan gratis dari pemerintah Provinsi Bali. Saat bersekolah, siswa-siswa ini diberikan asrama dan digembleng menjadi siswa-siswa yang berkarakter dan cerdas untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan untuk Indonesia.
Saat gotong royong kemarin, Siswa Bali Mandara berpartisipasi dalam kegiatan fisik pengecoran jalan. Mereka juga ikut bekerja mulai dari mengangkut bahan material hingga mencampur bahan material untuk pembangunan jalan rabat beton.
Ada 40 siswa SMAN Bali Mandara yang ikut terlibat dalam kegiatan TMMD ke-100 pada Sabtu 14 Oktober 2017 kemarin.