Berita Satuan

TNI AD Berharap Kampus Bikin Penelitian Pertahanan

Dibaca: 33 Oleh 08 Sep 2015Tidak ada komentar
TNI Angkatan Darat
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

TNI Angkatan Darat (AD)  berharap perguruan tinggi melakukan penelitian terhadap sistem pertahanan yang ada di Tanah Air. Pasalnya,  keinginan untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan (alutsista) bisa dipenuhi dari anak bangsa.  Asisten Teritorial (Aster)  Kepala Staf Kodam (Kasdam)  Jaya Kolonel Inf Aruji Anwar mengatakan,  potensi kampus untuk meneliti sistem pertahanan masih sedikit. Kampus melalui Tridarma Perguruan Tinggi diharapkan membuat riset sistem pertahanan yang  berteknologi tinggi sehingga bisa dipakai TNI untuk sistem pertahanan.

Saya rasa potensinya terbuka sekali jika mahasiswa bisa menciptakan alat pertahanan. Mereka yang buat lalu diserahkan ke kami untuk diuji,  katanya pada Pameran Alutsista di Universitas Prof Dr Hamka (Uhamka), Jakarta, kemarin.  Menurut dia,  mahasiswa di Australia sudah bisa merancang sistem pertahanan di perbatasan negaranya. Selain itu, di Korea Selatan yang diakomodasi  Samsung juga sudah membuat rancangan  pertahanan di perbatasan Korea Utara.  Sistem pertahanan perbatasan yang dirancang mahasiswa Korsel, bahkan tidak hanya bisa mendeteksi manusia,  tikus yang berjalan juga mampu ditangkap radar.

Aruji  berharap  ada hasil  penelitian yang bisa  dipasang di perbatasan  Indonesia – Malaysia,  sebab di sana banyak pergerakan yang mengancam kedaulatan bangsa.  Saat ini pemakaian drone  sedang tren.  Bisa saja ada kerja sama antara  TNI dan kampus untuk membuat drone.  TNI AD, kata dia,  ingin mendekati mahasiswa karena banyak potensi dari generasi muda. Selain itu, militer  juga ingin menjaring berbagai penelitian yang dikembangkan  mahasiswa yang bermanfaat bagi sistem pertahanan sehingga tidak bergantung lagi pada alat pertahanan luar negeri.

Adapun pameran alutsista di Uhamka merupakan yang keenam kali dilakukan.  Dia menilai mahasiswa baru perlu dikenalkan  kepada sistem pertahanan yang dipunyai angkatan bersenjata.  Beragam alutsista yang dipamerkan seperti  tarantula,  drone,  tank,  alat penjinak bom diperlihatkan ke mahasiswa agar semakin bangga kepada sistem pertahanan yang dimiliki bangsa sendiri.  Tujuannya untuk mengenalkan dan timbul cinta tanah air.  Kita tumbuhkan minatnya dulu di pameran Alutsista  ini,  katanya.

Sebelumnya,  pameran diawali di Universitas Indonesia dan akan berakhir 28 September di kampus kawasan Bekasi.  Selain pameran mereka juga menggelar seminar tentang  Proxy War  dan sosialisasi perekrutan calon anggota TNI.

Wakil Rektor III Uhamka Bunyamin mengatakan,  potensi mahasiswa bila digandeng dengan kekuatan TNI pasti akan menjadi kekuatan luar biasa, sebab generasi mudalah  yang akan membangun bangsa.  Namun,  mahasiswa perlu diberikan pencerdasan wawasan kebangsaan sehingga dapat menjadi pelanjut  pembangunan  dari pihak yang tepat. (Sumber: HU Seputar Indonesia)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel