TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pangkostrad dan 35 Pati Naik Pangkat

By 26 Aug 2015 09:21Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima laporan Korps Kenaikan Pangkat Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi yang se­belumnya berpangkat Mayor Jenderal beserta 35 Perwira Tinggi (Pati) TNI lainnya di Mabes TNI Cilangkap, Jakar­ta Timur, Selasa, 25 Agustus 2015.

Kenaikan pangkat itu ber­dasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 60/TNI/2015 tanggal 24 Juli 2015 dan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2151/VIII/2015 tanggal 24 Agustus 2015.

Dari 35 Pati TNI yang naik pangkat, 21 Pati berasal dari TNI Angkatan Darat (AD), 12 Pati TNI Angkatan Udara (AU) dan 3 Pati TNI Angkatan Laut (AL).

Para perwira tinggi (Pati) TNI yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pang­kat semula, dari TNI Angkat­an Darat, antara lain, Letjen  TNI  Edy  Rahmayadi   (Pang­kostrad),  Letjen  TNI   Eko Wiratmoko (Sesmenkopolhukam), Letjen TNI Agus Sutomo (Dankodiklat TNI AD), Mayjen TNI Nukman Kosadi (Tenaga Ahli Pengajar Bidang Kewaspadaan Nasional Lerrihannas), Mayjen TNI Pratimun (Danseskoad).

Mayjen TNI Sakkan Tampubolon (Tenaga Ahli Peng­ajar Bid. Geografi Lemhannas), Mayjen TNI Ibnu Darmawan (Aspam Kasad), May­jen TNI Musa Bangun (Koorsahli Kasad), Mayjen TNI He­boh Susanto (Aspers Kasad), Mayjen TNI Dodik Widjanarko, (Danpuspomad), Mayjen TNI Hartomo (Gubernur Akmil), Mayjen TNI Muhamad Herindra (Danjen Kopassus).

Tiga Pati TNI Angkatan Laut, yaitu Brigjen TNI (Mar) Arie Tuhono (Pati Sahli Kasal Bid. Sumda Hanneg), Brigjen TNI (Mar) ST Heru Purnomo (Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen) dan Laksma TNI dr Janti Undari (Han) (Kapusrehab Kemhan).

Sedangkan dari TNI Ang­katan Udara sebanyak 12 Pa­ti, yaitu Marsda TNI Anasta­sius Sumadi (Pa Sahli Tk lu Bid. Ekkudag Panglima TNI), Marsma TNI Budi Santoso (Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam), Marsma TNI Safrudin Said (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan), Marsma TNI Sun Sudharta (Kasgartap II/Bdg).

Dalam sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap, ke­naikan pangkat ini menjadi motivator dalam meningkat­kan kinerja. Tantangan tugas ke depan semakin berat, oleh karena itu diperlukan TNI yang bergerak maju pesat ke depan dalam    menyongsong     tantang­an     tersebut      sehingga    bisa diantisipasi, kata Gatot.

Menurut dia, kemajuan TNI diantaranya akan sangat tergantung kepada kemauan para Perwira untuk terus memperluas kapasitas dan mengembangkan pola baru dan ekspansi pemikiran, serta mengekspresikan aspirasi ko­lektif bagi pengembangan ke­mampuan dan kekuatan TNI.

Penampilan, tanggung jawab integritas dan kepe­mimpinan para Perwira akan terlihat dari kemauan untuk berbuat yang terbaik, ketulusan dan keikhlasan dalam bekerja dan saya akan terus memperhatikan kemajuan yang para perwira tampil­kan, kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima juga menandaskan, dalam menghadapi tan­tangan tugas TNI ke depan yang bukan semakin ringan, diperlukan profesionlisme prajurit TNI dalam bidang doktrin, organisasi, alutsista, pendidikan dan latihan mau­pun kesejahteraan.

Dua hal penting yang ha­rus dipedomani yaitu kebijak­an konsolidasi dan peningkat­an interoperabiltas, untuk itu kepada Kapuskes TNI, Dansatkomlek TNI dari Kababek TNI sebagai sub sistem TNI un­tuk mengembalikan dan membangun kembali sistem kerja sesuai peran tugas masing-masing, kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (Sumber: SuaraKarya)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pangkostrad dan 35 Pati Naik Pangkat