Skip to main content
Berita Satuan

Aksi Cepat Tanggap Bencana Yonif R 300/Bjw di Cianjur

Dibaca: 185 Oleh 22 Nov 2022Tidak ada komentar
Aksi Cepat Tanggap Bencana Yonif R 300/Bjw di Cianjur
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Aksi cepat tanggap bencana gempa di Kabupaten Cianjur, ditunjukkan personel TNI AD dari Yonif Raider 300/Bjw dengan membagikan paket Bansos, membantu memperbaiki dan membersihkan puing-puing rumah yang terdampak gempa serta perbantuan tenaga medis di beberapa Rumah Sakit di Kabupaten Cianjur.

Hal tersebut yang disampaikan Komandan Batalyon Infanteri Raider 300/Bjw Kodam III Siliwangi Letkol Inf Afri Swandi Ritonga,S.I.P. dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Cianjur, pada Senin (21/11/2022).

Dijelaskan Danyonif, sebanyak 291 prajurit Yonif Raider 300/Bjw dikerahkan ke beberapa tempat yang terdampak bencana gempa berskala 5.6 SR, di antaranya yaitu di Desa Cugenang, Desa Gombong, Kecamatan Warung Kondang, Desa Rancagoong, Desa Longkewang, Cipanas dan wilayah Cianjur Kota termasuk RS. Hafiz dan RS. Sayang Cianjur.

“Kegiatan penanganan bencana gempa di Kabupaten Cianjur itu sendiri merupakan wujud nyata dari 7 Perintah Harian Kasad Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman, yaitu TNI AD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi. Hal ini juga seiring dengan Perintah Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, yaitu Prajurit Siliwangi harus menjadi solusi bagi masyarakat, “ujarnya.

Dikatakan Danyonif R 300/Bjw, pendistribusian paket Bansos sebanyak 700 paket dari Pangdam III/Slw yang langsung didistribusikan oleh Komandan Batalyon Infanteri R 300/Bjw didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Yonif Raider 300/Bjw PD III/Slw beserta para pengurus yang diserahkan kepada masyarakat Kabupaten Cianjur yang terdampak bencana gempa.

Danyonif R 300/Bjw berharap dengan dilaksanakannya kegiatan aksi cepat tanggap penanganan bencana ini dapat meringankan beban korban gempa dan dapat menjadi solusi dari kesulitan yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Cianjur. (Dispenad)

Kirim Tanggapan