
JAKARTA – tniad.mil.id – Personel Pos Panga Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 641/Beruang membantu evakuasi Nenek Lampot (63) asal Dusun Panga Bintawa, Desa Semangit, Kecamatan Entikong yang terjatuh akibat sakit stroke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif raider 641/Bru Letkol Inf Kukuh Suharwiyono dalam keterangan tertulisnya di Entikong, Minggu (22/12/2019).
Dijelaskan Kukuh, evakuasi tersebut dilakukan sekira jam 08.15 Wib dan langsung dipimpin oleh Danpos Panga Sertu Suharyanto dibantu beberapa orang anggota Pos Satgas dengan menggunakan tandu karena lokasi rumah tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Nenek Lampot tidak sadarkan diri akibat terjatuh di kamar mandi rumahnya, beberapa saat setelah terjatuh, nenek Lampot mengalami kejang-kejang, dan salah satu anak korban melaporkan ke personel Pos Panga untuk mendapat perawatan tim kesehatan Pos Panga, “ tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Kukuh, setelah mendapat perawatan beberapa saat oleh tim kesehatan Pos Panga, nenek Lampot dievakusi ke Puskesmas Entikong, karena menurut keterangan anaknya, Nenek Lampot pernah mengalami stroke.
Terpisah, Danpos Panga Sertu Suharyanto mengatakan, dirinya bersama beberapa personel Satgas dibantu masyarakat menggunakan tandu untuk membawa nenek Lampot menuju mobil untuk dievakuasi ke Puskemas Entikong.
“Untuk penanganan lebih lanjut, anggota kami mengevakusi nenek Lampot ke Puskesmas Entikong untuk mendapatkan perawatan lebih intensif, “ imbuhnya.
Atas penanganan sigap dari personel Satgas Yonif 641/Bru, keluarga nenek Lampot mengucapkan terima kasih dan nenek Lampot telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Entikong.
“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu penanganan orang tua kami, dan segera membawa ke Puskesmas, mudah-mudah kondisinya semakin membaik, “ ujar salah satu anak nenek Lampot.