Skip to main content
Berita Satuan

Antusias, Warga dan Pelajar Ikuti Khitanan Massal Satgas Pamtas Yonif R 142

Dibaca: 20 Oleh 13 Jan 2020Tidak ada komentar
13.1a
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Dengan penuh antusias, ratusan warga dan pelajar di perbatasan mengikuti khitanan massal gratis yang digelar Satgas Yonif Raider 142/KJ di Tasifeto Timur.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (13/1/2020).

Diungkapkan Dansatgas, bakti sosial khitanan massal gratis dalam rangka memperingati HUT ke-67 Batalyon Infanteri Raider 142/KJ ke-67 ini dilaksanakan pada Minggu (12/1/2020), oleh Pos Asuliat bertempat di Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur.

“Terlihat antusias yang luar biasa dari jumlah peserta khitanan massal yang berjumlah 200 warga perbatasan, khususnya masyarakat Desa Sarabau dan Desa Sadi, serta pelajar Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA),” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI terhadap warga masyarakat yang berada di wilayah perbatasan RI-RDTL khususnya bidang kesehatan.

“Momen bahagia ini, kami jadikan sebagai suatu sarana untuk selalu berbagi dengan warga masyarakat di wilayah perbatasan, sehingga dengan kegiatan kemanusiaan ini kita dapat lebih memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat,” paparnya.

Baca juga:  Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY Renovasi Rumah Saferia

Kegiatan khitanan massal tersebut tambah Dansatgas, dipimpin oleh Letda Ckm dr. Diggivio selaku Dokter Satgas bersama seluruh personel Pos Asulait.

“Saya berharap, kehadiran Satgas di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan manfaat dan pengaruh positif dalam rangka mendukung program Pemerintah khususnya bidang kesehatan,” imbuh Ikhsanudin.

Di tempat terpisah, Letda Ckm dr. Diggivio selaku Dokter Satgas menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal gratis ini diperuntukkan untuk anak balita, termasuk pelajar dan orang dewasa yang belum disunat.

“Khitan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, karena berpengaruh baik pada sistem reproduksi, mempermudah pembersihan organ intim serta dapat mencegah kanker dan penyakit kelamin lainya,” tegas dr. Diggivio.

Sementara itu, Zulpa (17) merupakan salah satu peserta khitanan massal mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas digelarnya kegiatan bakti sosial di desa mereka.

“Saya mewakili teman-teman yang lain mengucapkan terima kasih kepada abang-abang TNI atas kegiatan khitanan massal di desa kami,” tuturnya.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat juga dilaksanakan di daerah yang lain, karena sangat membantu bagi warga, khususnya yang berpenghasilan pas-pasan,” pungkasnya sambil tersenyum. (Dispenad)

Baca juga:  Sanggar Tari Biak Binaan Kodim 1708/BN Rem 173/PVB Meriahkan Festival Biak Munara Wampasi Tahun 2015

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel