Skip to main content
Kostrad

Antusiasme Prajurit dan Persit Resimen Armed 1 Kostrad Dalam Mengikuti Sosialisasi Tentang Netralitas TNI

Dibaca: 59 Oleh 02 Nov 2023Tidak ada komentar
Antusiasme Prajurit dan Persit Resimen Armed 1 Kostrad Dalam Mengikuti Sosialisasi Tentang Netralitas TNI
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Prajurit dan Persit Resimen Armed 1 Kostrad sangat antusias dalam mengikuti Sosialisasi tentang Netralitas TNI dalam rangka menghadapi Pemilu 2024, Purwakarta. Kamis (26/10/2023).

Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang menjadi perhatian khusus bagi TNI dalam menjaga Netralitas.

Hal tersebut ditegaskan Danmenarmed 1 Kostrad Kolonel Arm I Made Mertha Yasa, S.Sos., M.M. saat memberikan pengarahan kepada Anggota dan Persit Resimen Armed 1 Kostrad yang bertempat di Aula The Gunner.

“Hal ini, tentunya sangat penting untuk ditindaklanjuti kepada satuan jajarannya terkait kondisi wilayah dalam menghadapi Pemilu di berbagai wilayah.”

Danmen juga menekankan poin-poin penting terkait dengan Netralitas TNI dalam Pemilu 2024 yakni agar Prajurit TNI selalu pegang teguh Netralitas TNI di tahun politik menuju Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.

Prajurit tidak boleh memihak atau mendukung Parpol serta pasangan calon dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis.

“Dalam pelaksanaan pesta Demokrasi tersebut, TNI dilarang untuk memberikan fasilitas tempat atau sarana prasarana milik TNI sebagai sarana kampanye,” jelasnya.

Baca juga:  Upacara Sumpah Pemuda Ke 87 Tahun 2015 Di Makostrad

“Para Prajurit dilarang mengomentari, menanggapi atau mengupload apapun terkait Pemilu di media sosial,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri pengarahannya, Danmenarmed 1/Sthira Yudha menekankan kepada Prajurit agar Amalkan selalu Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai komitmen moral, jadilah prajurit yang profesional, tangguh, bermoral dan berdedikasi. Laporkan kepada KPU dan Bawaslu apabila ada tindak pelanggaran selama tahapan Pemilu berlangsung.

“Jangan pernah terlibat politik Praktis sedikitpun dalam Pemilu 2024 mendatang, apabila terbukti terlibat akan menjalani proses hukum sesuai aturan TNI,” tutupnya. (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel