Kodam V/Brawijaya

Babinsa Koramil 0805/03 Geneng Ngawi Bantu Bidan Desa

Dibaca: 39 Oleh 16 Sep 20151 komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Ngawi – Babinsa Pos Gerih Koramil 0805/03 Geneng terjun untuk membantu kesulitan masyarakat Dusun Kepuh dan Dusun Randusongo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Karena melihat kendala yang dialami Bidan Desa akibat cuaca yang kurang baik dan jarak tempat tinggal yang cukup jauh.

Kini masyarakat tidak perlu khawatir apabila Bidan Desa berhalangan hadir. Para balita akan tetap mendapatkan pelayanan rutin Posyandu setiap tanggal 14 dan 25 tiap bulan oleh anggota Pos Anggota Pos Gerih Koramil 0805/03 Geneng yang siap melaksanakan pengukuran berat dan tinggi badan, vaksinasi serta pemberian tambahan gizi berupa bubur kacang hijau.

Berkat upaya dari Babinsa tersebut, Ibu Ester Otin Bidan Desa yang bertugas di Posyandu Kepuh, mengatakan “Saya mengucapkan terima kasih kepada Anggota Pos Gerih Koramil 0805/03 Geneng yang telah bersedia membantu para ibu yang memiliki Balita di Dusun Kepuh, khususnya saat kami terkendala untuk hadir ke Posyandu”.

Demikian juga tanggapan dari Ibu Ana warga Randusongo juga menyampaikan, “Saya sangat senang dan berterimakasih kepada personel Pos Pamtas Randusongo yang telah bersedia memberikan pelayanan kesehatan dan tambahan gizi bagi balita di Posyandu Randusongo”, ujarnya.

Terkait

Gabung dalam diskusi 1 komentar

  • Rahmat berkata:

    Mohon ijin.
    Saya Warga Geneng juga pak TNI tp saya berdomisili di Pacitan Jawa Timur.
    Saya denger beberapa waktu lalu dari temen yg di Geneng. Pihak koramil Geneng Kab. Ngawi sudah mulai menertibkan warga yang membuang sampah di sungai.
    Saya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena penanganan sampah diperlukan langkah nyata.
    Sekarang masalah lain nampak pak dan seharusnya jadi perhatian juga adalah mayoritas masyarakat Geneng sebagai pengrajin batu bata. Sebenarnya dampak pembakaran batu bata sangat meresahkan pak. Mulai pembakaran yg terlalu dekat dengan pemukiman, abu bongkaran bata yang tertiup angin bisa berdampak serius pada kesehatan warga disekitar.
    Mohon ijin bapak bila berkenan untuk pengrajin bata seyogyanya di berikan pengarahan untuk tidak membakar terlalu dekat dengan pemukiman.
    Karena itu sudah kegiatan keseharian turun menurun tidak mungkin di larang. Mungkin masi bisa ditertibkan agar tidak merugikan orang lain. Terimakasih

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel