Kodam V/Brawijaya

Dibyatara Yudha Kembali Tugas Perbatasan RI – PNG

Dibaca: 15 Oleh 16 Sep 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Surabaya – Komandan Garnisun Tetap (Dangartap) III/Surabaya Mayjen TNI Sumardi memimpin upacara penyambutan Satgas Yonif 511/Dibyatara Yudha yang telah selesai melaksanakan tugas operasi Pengamanan Perbatasan RI – PNG di Dermaga Ujung Koarmatim, Surabaya. Selasa (15/9).

Satgas yang berjumlah 450 orang tersebut dipimpin oleh Letkol Inf Sugiyatmono, bertugas kurang lebih selama 11 Bulan. Dalam penugasannya dibagi dalam 14 pos pengamanan di daerah Kab. Bovendigoel dan kembali dari Daerah Penugasan menggunakan KRI Banjarmasin dengan nomer lambung 592.

Dengan selesainya tugas yang dipercayakan oleh Bangsa dan Negara dipundak kalian, berarti kalian telah ikut serta ambil bagian dalam menyelesaikan tugas Negara, ucap Dangartap mengawali amanatnya. Misi tugas tersebut untuk meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah NKRI khusus di daerah perbatasan RI dan PNG dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran berfikir masyarakat untuk segera menghentikan tindakan separatis yang sangat merugikan bagi masyarakat di wilayah Papua khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

Komando beserta keluarga besar Kogartap III/Surabaya mengucapkan selamat datang kembali ke home base. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan tugas yang telah kalian laksanakan di daerah perbatasan RI-PNG. Jadikanlah pengalaman tugas ini sebagai guru yang terbaik dalam peningkatan kemampuan kalian, sehingga pada tugas-tugas yang akan datang kalian akan dapat melaksanakan dengan lebih baik dan lebih berhasil, ujar Dangartap.

Lebih lanjut Dangartap berharap agar Yonif 511/DY menjaga keberhasilan dan kehormatan yang telah dicapai, jangan sampai dinodai oleh sikap dan sifat sombong serta takabur setelah kalian berada di home base. Perlu disadari bahwa tugas TNI dimasa mendatang tidak semakin ringan, oleh sebab itu saya minta agar kalian siap menghadapinya dengan meningkatkan profesionalitas melalui peningkatan kualitas pribadi sesuai dengan bidang tugas masing-masing, tegas Mayjen Sumardi.

Selain itu Dangartap yang juga Pangdam V/Brawijaya berpesan agar kita hendaknya meninggalkan dan membuang jauh-jauh sifat arogan yang selama ini dapat menimbulkan sikap antipati masyarakat terhadap kita. Jadilah Prajurit yang kehadirannya selalu didambakan oleh masyarakat karena senantiasa memberi rasa aman dan nyaman.

Diakhir sambutannya Dangartap mengingatkan sekembalinya Yonif 511/DY dengan selamat, mari terus tingkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita mendapatkan bimbingan dan petunjuk-Nya dalam melaksanakan tugas yang akan datang.

Tidak luput dari perhatian Dangartap, agar Satgas yang telah kembali untuk segera beradaptasi dengan suasana dan lingkungan di home base, perhatikan kerukunan dan keharmonisan keluarga, apabila nanti di izinkan cuti, jaga keamanan dan keselamatan diri dan keluarga, terutama dalam berlalu lintas serta patuhi peraturan yang berlaku di masyarakat dan peraturan Dinas Garnisun.

Sekembalinya dari dinas cuti kalian harus siap berlatih kembali guna meningkatkan kemampuan dan ketrampilan baik secara perorangan maupun satuan guna menghadapi tugas-tugas yang akan datang, ujar Dangartap. Rawat dan pelihara alat perlengkapan perorangan maupun satuan yang telah digunakan dalam tugas, sehingga selalu siap untuk tugas-tugas yang akan datang. Dalam setiap kegiatan hendaknya dilaksanakan evaluasi terhadap kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaan tugas yang baru, lalu cari solusinya sehingga pada tugas-tugas yang akan datang hal tersebut tidak akan terjadi lagi, pungkas Mayjen TNI Sumardi.

Selain amanat dari Dangartap, Mayjen TNI Sumardi juga memberikan penekanan agar Yonif yang berada di Blitar tersebut tetap menjaga kodisi Jawa Timur yang kondusif dengan tidak menimbulkan perselisihan antara TNI dengan TNI, TNI dengan Polri dan TNI dengan Masyarakat serta tetap bersikap netral pada saat Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel