Berita Satuan

Balita 2 Tahun Dievakuasi Sertu Ibrahim dari Banjir di Penajam

Dibaca: 38 Oleh 29 Apr 2020Tidak ada komentar
Balita 2 Tahun Dievakuasi Sertu Ibrahim dari Banjir di Penajam
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Babinsa Sukaraja Koramil 0913-04/Sepaku, Sertu Ibrahim, secara sigap membantu evakuasi balita umur dua tahun dari bencana banjir yang terjadi di wilayah Penajam, Kalimantan Timur.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0913/PPU, Letkol Inf Mahmud, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Selasa (28/4/2020).

Diungkapkan Dandim, dikarenakan intensitas curah hujan sangat tinggi dan merendam puluhan rumah warga sejak hari Minggu (26/4/2020), dirinya memerintahkan Danramil dan jajarannya di wilayah Penajam untuk bersiaga dan mengantisipasi membantu warga.

“Salah satunya Sertu Ibrahim, mengevakuasi seorang balita berusia dua tahun karena rumah orang tuanya terendam banjir,” ucap Mahmud.

“Arsila, anak dari saudara Didin, warga RT 25 Dusun 05, Desa Sukaraja,” imbuhnya.

Balita 2 Tahun Dievakuasi Sertu Ibrahim dari Banjir di Penajam

Menurut Mahmud, seperti yang dilakukan Ibrahim, personel jajarannya tidak saja memonitor, tapi juga membantu mengevakuasi personel maupun barang milik warga, termasuk kerugian yang dialami mereka.

“Saat ini diperoleh data sementara yang diakibatkan banjir, sebanyak 48 KK terendam banjir dan untuk korban jiwa nihil,” terang Mahmud.

Sementara itu, Mahmud mengatakan bahwa apa yang dilakukannya itu merupakan suatu kewajiban yang harus dia lakukan.

“Ketika itu, memang posisi banjir masih setinggi lutut atau sekitar 50 cm. Bagi anak-anak mungkin itu malah jadi hiburan,” ujarnya sembari tersenyum.

“Namun demikian, dengan kondisi yang ada, menurut saya sebaiknya anak-anak harus dihindarkan dari genangan air yang mungkin dapat menimbulkan sakit,” tambah Ibrahim.

Selaku Babinsa, Ibrahim juga telah melakukan langkah penanganan banjir bersama Kepala Desa Sukaraja.

“Dari peristiwa kemarin, kita telah berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan dan pendangkalan sungai,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel