Kodam XVII/Cenderawasih

Bupati Dan Dandim 1701/Jayapura Turun Ke Sawah

Dibaca: 31 Oleh 18 Jan 2016Januari 20th, 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jayapura. Sebelumnya, bulan Oktober Tahun 2015 lalu, telah dilaksanakan penanaman padi dalam rangka Upaya Khusus Swasembada Pangan penanaman padi di Kampung Karya Bumi Distrik Namblong Kabupaten Jayapura, kini saatnya bagi masyarakat Distrik Namblong untuk memanen padi yang sudah siap di panen. Kegiatan panen raya tersebut dipimpin oleh Bupati Jayapura Mathius Awotauw SE.M,Si dan diikuti sekitar 200 orang diantaranya sbb: Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Andriyanto, Kapolres Jayapura AKBP Sondang Siagiaan SIK, Pabung Kabupaten Jayapura Mayor Arh Bambang Sutejo, Pasi ter Korem 172/PWY Mayor Inf F. Harefa, Pabandyawil Sterdam XVII/Cenderawasih Mayor Inf M. Napitipulu, Kepala Distrik Namblong Kasimat Septinus, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Provinsi Papua Ir Samuel Sawiri M,si, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayapura Ir. Adolof Yoku SP. MM serta Perwakilan SKPD Kabupaten Jayapura. Senin (18/1/2015).

Dalam laporan pelaksanaan Panen Raya yang disampaikan oleh Ir. Adolof Yoku SP.MM bahwa dalam rangka Upaya Khusus pencapaian target produksi padi Tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Jayapura menyatakan akan mengupayakan pemcapaian produksi padi 7.110 Ton khusus untuk Distrik Namblong dengan luas tanah lahan 375 HA kemudian Kampung Karyabumi GP-PTT padi 255 HA dengan 7 kelompok tani dan telah dilaksanakan dengan baik dimana target produksi padi dapat terwujud jika didukung dengan penggunaan benih varitas unggul/benih padi Hibrida, penggunaan sistem tanam jajar legowo, pemupukan sesuai rekomendasi, pengelolaan pengairan, pengelolaan jasa alat mesin pertanian yang disertai dengan pengawalan pendampingan pemantauan dan koordinasi,pengawalan dan pendampingan oleh petugas dinas yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Provinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten Jayapura termasuk penyuluhan materi tani juga oleh TNI-AD beserta jajarannya (Babinsa), Kepala Distrik, Kepala Kampung dan petugas lainnya seperti BKP5K BPTP Provinsi Papua, Badan Pusat Statistik, Dinas Pekerjaan Umum,Dinas Perindakop dan lainnya.

Untuk mendukung kegiatan Upsus di Tahun 2016 ini, Dinas Pertanian akan memberikan mesin pertanian berupa pompa air combain, harvester dan motor roda tiga kepada kelompok-kelompok tani dan penangkar benih tani serta dari BKP5K meberikan kendaraan roda dua kepada penyuluh pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Provinsi Papua Ir Samuel Sawiri M,si juga menambahkan bahwa pelaksanaan panen raya ini merupakan kerjasama dari berbagai pihak yang mendukung berjalanya program Swasembada pangan di Kabupaten Jayapura. Kaitan dengan program Swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI melalui program Kementrian Pertanian Swasembada pangan Kabupaten Jayapura telah mengalami peningkatan dari tahun lalu, ini merupakan langkah positif untuk meningkatkan ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Jayapura. Kami dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Jayapura berharap kepada masyarakat agar memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang menjadi dukungan Pemda untuk meningkatkan Swasembada pangan di Kabupaten Jayapura.
Letkol Inf Andriyanto mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih dalam sambutannya mengatakan bahwa “Saya mengajak kepada seluruh masyrakat Kabupaten Jaypura untuk mewujudkan program Pemerintah melalui Upsus Swasembada Pangan karena selama ini, Indonesia masih melaksanakan expor untuk memenuhi kebutuhan pangan. Selama ini Generasi kita menganggap pekerjaan sebagai petani adalah pekerjaan yang tidak bergengsi dan lebih memilih pekerjaan di perkantoran. Pemikiran tersebut adalah salah besar karena pekerjaan sebagai petani adalah pekerjaan yang menjanjikan untuk jangka panjang. Saya berharap kepada generasi muda kita agar turut serta dalam mensukseskan Upsus Swasembada Pangan di Kabupaten Jayapura ini, kami akan terus mendampingi dan membantu masyarakat dalam mensukseskan Upsus Swasembada Pangan khususnya di Kabupaten Jayapura ini.

Bupati Jay apura sangat puas dengan pencapaian hasil panen di awal Tahun 2016 ini karena hasil panen tahun ini lebih meningkat daripada tahun-tahun sebelumnya. Bupati Jayapura mengatakan bahwa beras merupakan komoditas pangan yang sangat strategis karena merupakan makanan pokok utama bagi masyarakat Indonesia. Kecukupan pangan wajib terpenuhi sebagai hak dan kelangsungan hidup Bangsa untuk menjaga kestabilan ekonomi dan politik Bangsa maka pangan harus tersedia secara memadai bahkan di saat menghadapi perubahan iklim global yang berdampak pada sistem usaha tani padi, semua Negara produsen padi Dunia maka harus ada surplus beras sebagai cadangan pangan. Tahun 2015 sudah ada perjanjian kerjasama antara Kementrian Pertanian dan TNI-AD dalam rangka mendukung Upaya Khusus Swasembada pangan dan dilanjutkan di tingkat Provinsi antara Dinas Pertanian dan Kodam XVII/Cenderawasih dengan komitmen dan target produksi padi untuk kita dapat melaksanakan panen raya padi sebagai wujud dari komitmen tersebut. Lahan sawah panen saat ini kurang lebih 255 HA dari hasil ubinan Dinas Pertanian dan BPS Kabupaten Jayapura tanggal 15 Januari 2016 di lokasi ini mendapatkan hasil gabah kering panen 6.669,60 KG/HA dan gabah kering giling 4261,88 KG/HA serta beras 3.269,64 KG/HA atau tersedia beras di Kampung Karya Bumi kurang lebih 833.758,2 KG. Harga beras di Distrik Namblong saat ini mencapai Rp. 10.000-, sampai Rp 11.000,- dan kalau diuangkan hampir kurang lebih 9 Milyard lebih dalam satu musim tanam. Untuk gerakan Upsus kali ini saya katakan berhasil dan terjadi peningkatan produksi ditingkat petani.

Acara ditutup dengan penyerahaan alat mesin pertanian secara simbolis kepada seluruh kelompok tani kemudian dilanjutkan dengan Panen Raya di Kampung Karya Bumi Distrik Namblong Karya Bumi dengan penuh suka cita oleh seluruh masyarakat Distrik Namblong dan seluruh tamu undangan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel