Berita Satuan

Cegah Penyalahgunaan Lem Aibon, Serka Harto Makaria Bina Remaja Banggai

Dibaca: 13 Oleh 07 Feb 2020Tidak ada komentar
Cegah Penyalahgunaan Lem Aibon, Serka Harto Makaria Bina Remaja Banggai
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Akibat terpengaruh kenikmatan sesaat, beberapa pemuda yang kedapatan menghirup lem aibon diberikan pembinaan dan pendampingan oleh Babinsa Koramil 1308 – 04 LB Serka Harto Makaria di Desa Manyula, Kabupaten Banggai.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1308/LB Letkol Inf Fanny Pantouw, S.sos., M.TR.Han., M.I.Pol, dalam rilis tertulisnya di Makodim 1308, Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah. Jumat (7/2/2020).

Dandim mengatakan, atas kepeduliannya terhadap para pemuda di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 04 Serka Harto memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para pemuda yang kecanduan menghirup lem aibon.

“Harapannya ialah, agar para pemuda tersebut memiliki kesadaran, dan masih dapat diselamatkan dari kebiasaan buruk menghirup lem aibon,’’ ujarnya.

“Semoga ke depannya, para pemuda di wilayah binaan Kodim 1308/Luwuk Banggai dapat berkualitas, melaksanakan hal-hal positif sehingga bisa direkrut dalam TNI,’’ terangnya.

Dijelaskannya, dalam berbagai pertemuan, dirinya selalu menghimbau dan memberikan penekanan kepada seluruh aparat teritorial untuk selalu membina para pemuda dan kaum milenial di wilayah binaannya, agar dapat menunjang pemerintah pembentukan SDM yg handal dan berkualitas.

Baca juga:  Kapuspen TNI: TNI Kirim Tim Kesehatan ke Distrik Okbibab

“Sangat disayangkan, jika saat ini masih terdapat para pemuda yang terpengaruh oleh hal-hal yang negatif, berhalusinasi yang akibatnya dapat merusak otak dan pemikiran rasional para remaja,’’ tandasnya.

Sementara itu, Babinsa Koramil 04 Serka Harto mengatakan bahwa anak muda saat ini membutuhkan contoh, role model dan bukan kritikan.

“Oleh karenanya, pembinaan dan pendampingan harus dilakukan dari hati ke hati dengan pendekatan layaknya seorang sahabat,’’ jelasnya.

“Karena pemuda yang hebat adalah pemuda yang bertindak dengan hati bukan dengan ego apalagi nafsu semata,’’ tambahnya.

Menurutnya, bagaimana bisa pemuda menjadi penerus bangsa jika sudah terpengaruh di bawah bayang-bayang masa depan yang kelam karena kenikmatan sesaat.

“Efek samping yang ditimbulkan lem aibon membuat si pemakai berhalusinasi dan sekilas seperti orang yang sedang mabuk atau dibawah pengaruh alkohol,’’ tuturnya.

“Selain itu, banyak sekali dampak negatif yang akan timbulkan jika terus kecanduan, baik dari segi kesehatan maupun mental,’’ lanjutnya.

Dirinya berharap, semoga pendampingan yang diberikan membuat efek jera dan para remaja tesebut tidak mengulangi lagi perbuatannya. (Dispenad)

Baca juga:  Penutupan Penataran Terpusat GPS Navigasi Gelombang II TA.2013

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel