Satgas Pamtas

Cek Kesehatan Masyarakat, Satgas Yonif RK 744 Patroli Kesehatan di Perbatasan

Dibaca: 254 Oleh 11 Agu 2020Tidak ada komentar
Cek Kesehatan Masyarakat, Satgas Yonif RK 744 Patroli Kesehatan di Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id, – Dalam upayanya menjaga kondisi kesehatan masyarakat perbatasan RI-RDTL, Satgas Yonif RK 744/SYB melakukan patroli kesehatan di Desa Silawan, Kabupaten Belu, NTT.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilisnya di Belu, NTT, Selasa (11/8/2020).

Dikatakannya, dalam patroli kesehatan yang dilakukan personel Pos Damar itu, bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara mudah.

“Patroli kesehatan ini dilakukan terus menerus secara berkala oleh setiap pos jajaran kita, untuk menjaga dan memastikan kesehatan masyarakat di daerah binaan kita,” kata Denny.

Cek Kesehatan Masyarakat, Satgas Yonif RK 744 Patroli Kesehatan di Perbatasan

“Dalam pelaksanaannya, kita mendatangi masyarakat dan memberikan pemeriksaan serta pengobatan gratis. Selain itu juga memberikan sosialisasi tentang budaya hidup sehat kepada masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikannya, selain memberikan pelayanan kesehatan secara gratis dengan mendatangi warga, Satgas Yonif RK 744/SYB juga menyediakan pos kesehatan 1 x 24 jam untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga.

“Sehingga sewaktu-waktu membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan, dapat kami layani di pos kesehatan tersebut,” ucap Dansatgas.

“Dalam memberikan pelayanan kesehatan ini, kita juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat, misalnya dengan menggelar Pos Yandu bagi ibu-ibu hamil, balita dan para lansia,” lanjutnya.

Dansatgas berharap, dengan kegiatan ini dapat membantu mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat di perbatasan RI-RDTL tersebut.

“Semoga kehadiran kita dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di perbatasan ini, terutama dalam membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel