Kodam IV/Diponegoro

Dandim 0713/Brebes Tanamkan Wawasan Kebangsaan Kepada Mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu

Dibaca: 213 Oleh 10 Sep 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Efdal Nazra, S. IP hadir sebagai narasumber dalam acara Masa Pra Bakti Mahasiswa (MAPRAM) tahun 2015 Universitas Peradaban Bumiayuyang beralamat Jalan Raya Desa Pagojengan  Kecamatan  Paguyangan, Kabupaten Brebes dengan mengambil tema “Bersama Membangun Karakter Bangsa Yang Kompetitif, Inspiratif Dan Berwawasan Global.“ Ratusan Mahasiswa baru beserta Dosen pendamping mengikuti dan materi yang disampaikan Dandim 0713/Brebes tentang pemahaman Proxy War dan Wawasan Kebangsaan serta dampak kenakalan remaja bertempat di Aula Kampus Universitas Peradaban Bumiayu Brebes, Rabu (9/9).

Dalam materi tersebut Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Efdal Nazra, S. IP menjelaskan tentang Proxy War dan Wawasan Kebangsaan yang mana Proxy War adalah perang dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau kelompok lain untuk berperang melalui beberapa aspek diantaranya melalui Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan melalui aspek lainnya seperti suku, ras dan agama. Dalam penjelasannya Dandim 0713/Brebes mengajak para Mahasiswa untuk menjaga kelestarian alam dan populasinya guna mempertahan keseimbangan penduduk, sandang pangan dan papan agar tidak terjadi kelebihan penduduk dan terbatasnya energi, jika hal ini terabaikan maka Indonesia akan mengalami konflik pangan dan konflik energi. Dilain pihak ancaman Proxy War dapat masuk dikalangan generasi muda kita, sebagai contoh sering terjadinya tawuran antar siswa mulai dari SMP, SMA bahkan tawuran antar Mahasiswa yang pemicunya hanya permasalahan kecil yang seharusnya dapat diselesaikan tanpa dengan kekerasan dan yang lebih memprihatinkan lagi sekarang ini banyak generasi muda kita yang sudah terjerat Narkoba hingga menelan banyak korban jiwa. Kejadian-kejadian ini semua merupakan salah satu ancaman Proxy War yang tidak kita sadari yang mana Proxy War sudah masuk dinegara kita dengan cara merusak pola pikir dan moral para generasi Bangsa kita. Mengedepankan gerakan pemuda berbasis wirausaha dengan mengedepankan komunitas belajar serta merintis program pembangunan berkarakter, yang terbaik adalah Back To Basic, mengerti bahwa cinta dan peduli kepentingan negara di atas segala-galanya. (Kodim 0713/Brebes).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel