Kodam XIV Hassanudin

Danrem 142 Sambut Rombongan Komisi I DPR RI

Dibaca: 36 Oleh 14 Sep 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Pasca kejadian meninggalnya Prada Yuliadi Seorang anggota TNI pada saat kejadian bentrok dengan anggota Polri di circuit balap motor Polewali mandar (Polman) dua minggu yang lalu sempat meramaikan baik media cetak maupun elektronik dan dianggap masalah merupakan masalah Nasional yang harus dituntaskan secara hukum. Sehingga pada hari sabtu (12/9) rombongan komisi I DPR RI diantaranya Mayjen TNI Purn Asril Tanjung, Mayjen TNI Purn Salim Mengga serta Mayjen TNI Purn Supiadin melaksanakan kunjungan ke Polman.

Tampak menyambut rombongan komisi I DPR RI, Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Syafruddin, S.E.,M.M.,M.M.Tr.(Han) didampingi Kapolres Polman AKBP Agung serta Dandim 1402/Polman Letkol Kav. I Made Suraputra menyambut kedatangan Tim Komisi I DPR RI menggunakan pesawat Heli Milik AD. Hadir pula mendampingi Tim Komisi I Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Bachtiar, S.IP, M.Ap beserta Assintel dan Assops Kasdam VII/Wrb, rombongan tiba di Stadion mengga Polman pk. 10.00 wita dan langsung bertatap muka dengan Prajurit TNI se Kodim 1402/Polman Di Aula Makodim, selesai tatap muka, rombongan langsung menuju ke lokasi TKP di circuit balap Motor Polman.

Asril Tanjung menyampaikan bahwa kedatangan Komisi ini merupakan salah satu fungsi kontrol/pengawasan dan melihat langsung fakta di lapangan karena masalah ini merupakan masalah Nasional yang perlu dituntaskan dan diselesaikan secara Hukum. Karena pemberitaan di media massa masih simpang siur dan berlebihan Dan mengucapkan terimakasih pada para Prajurit karena sudah bisa menahan diri menghadapi kejadian ini.

Sedangkan Pangdam VII/Wrb berharap agar kejadian ini tidak terulang lagi karena kejadian ini sudah menjadi topik nasional di mana mana, jangan ada lagi konflik dan perseteruan disini. Mudah mudahan yang terakhir kali, semua saling menahan diri, institusi saling menjaga dan menghormati tugas dan fungsi masing masing.

Dalam kesempatan yang sama, Salim mengga mengaku prihatin dan berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga, TNI dan Polri terus menjaga kekompakan sehingga ke depan bisa bisa berfikir sehat untuk mengamankan NKRI, Negara ini akan kuat jika didukung oleh dua pilar yaitu TNI dan Polri, harus bersinergi jangan ada saling berselisih paham.

(Penrem 142/Tatag)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel