Kopassus

Demi Pertiwi; Ekspedisi NKRI Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Dibaca: 24 Oleh 12 Jun 2014Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Komando Pasukan Khusus ( Kopassus) sebagai pelaksana Ekspedisi NKRI 2014 menyumbangkan jembatan gantung bagi masyarakat Maluku dan Maluku Utara .
Tiga material jembatan gantung tersebut dalam proses persiapan untuk diberangkatkan menuju Maluku dan Maluku Utara ,Rabu,( 11/6) di pabrik semen Holcim Bogor.
Rencana Pengangkutan material jembatan gantung dari pelabuhan Tanjung priok menuju Maluku dan Maluku Utara menggunakan kapal ADRI XLI Yonangair ,Jumat (13/6). Material jembatan gantung tersebut tiang besinya berasal dari Argentina, sling ( kawat) dari Swiss dan plat baja sebagai lantainya dari Krakatau steel sedangkan perakitan di workshop pabrik semen Holcim Bogor.Jembatan gantung tersebut apabila dirawat bisa bertahan sampai 50 tahun.
Pada Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 ada tiga titik tempat dibangun jembatan gantung yaitu di diatas sungai Arara desa Roho ,Kecamatan Seram Utara,Maluku tengah panjang jembatan 52 meter ,lebar 2.5 meter. Sedangkan di Maluku Utara di atas sungai Akelamo,desa Lako Akelamo ,Kecamatan Sahu ,Kabupaten Halmahera Barat ,panjang jembatan 51 meter, lebar 2.5 meter dan diatas sungai Tahafo didesa Togala Senger ,kecamatan Ibu, Halmahera barat panjang 51 meter dan lebar 2.5 meter .
Diharapkan dengan adanya jembatan gantung tersebut kebutuhan masyakarat dapat terpenuhi , misalnya selama ini
Desa Lako Akidiri, desa Lolori, desa Maribati, desa Gamtala, desa Idamdehe kalau pergi ke kecamatan Sahu menggunakan ketinting ( perahu kecil ) dan kalau menggunakan sepeda motor memutar dengan jarak 20 km.Dengan adanya jembatan gantung maka tidak perlu naik ketinting cukup jalan kaki masa tempuh cukup 15 menit dan meningkatkan perekonomian masyarakat bahkan pendapat daerah juga meningkat.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel